
Pendanaan Baru untuk Memperkuat Pembiayaan UMKM di Indonesia
PT Esta Dana Ventura (EDV) telah resmi menerima tambahan pendanaan senilai US$7 juta atau sekitar Rp116 miliar. Dana ini bertujuan untuk memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pendanaan ini berasal dari dua lembaga keuangan internasional, yaitu FMO – Dutch Entrepreneurial Development Bank yang menyumbangkan US$5 juta, serta WaterEquity dengan dana sebesar US$2 juta. Dengan dukungan ini, EDV berharap dapat lebih memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh layanan keuangan formal.
CEO EDV, Rony Harianto, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses keuangan yang inklusif. Ia menekankan bahwa pendanaan ini akan digunakan untuk memperkuat portofolio pembiayaan produktif bagi UMKM di berbagai wilayah Indonesia. Tujuan utamanya adalah membantu para pelaku usaha kecil agar lebih mandiri dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami percaya bahwa pendanaan ini akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers. “Dukungan dari FMO dan WaterEquity mencerminkan kepercayaan global terhadap visi kami dalam mendorong pemberdayaan ekonomi melalui pembiayaan berkelanjutan.”
Rony juga menegaskan bahwa EDV berkomitmen menjaga tata kelola perusahaan yang baik dan memastikan setiap dana yang disalurkan benar-benar memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata.
Sebagai perusahaan modal ventura yang fokus pada pembiajaan mikro dan pengembangan UMKM, EDV telah menyalurkan dana kepada ratusan ribu pelaku usaha kecil di berbagai sektor, mulai dari perdagangan hingga produksi rumahan. Tambahan modal baru ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kapasitas pembiayaan agar lebih banyak pelaku usaha di seluruh Indonesia mendapatkan akses modal yang layak.
Profil FMO – Dutch Entrepreneurial Development Bank
FMO – Dutch Entrepreneurial Development Bank adalah sebuah perusahaan publik-swasta yang dimiliki 51% oleh Pemerintah Belanda dan 49% oleh sektor swasta, termasuk bank dan serikat pekerja. Berkedudukan di Den Haag, FMO memiliki peringkat kredit AAA dari lembaga pemeringkat internasional seperti Fitch dan S&P.
Sebagai lembaga pembiayaan pembangunan (development finance institution), FMO bertujuan mendorong pertumbuhan sektor swasta yang inklusif dan berkelanjutan di negara berkembang. FMO memberikan pembiayaan, investasi ekuitas, serta penjaminan risiko. Fokus utamanya mencakup tiga sektor, yaitu agribisnis dan air, energi bersih, serta lembaga keuangan yang mendukung inklusi finansial.
Dengan menyediakan pembiayaan jangka panjang, ekuitas, hingga strategi market creation, FMO membantu bisnis yang belum "bankable" menjadi layak investasi. Saat ini, FMO beroperasi di lebih dari 85 negara dan berperan penting dalam menjembatani kesenjangan pembiayaan global serta mendorong dampak sosial dan lingkungan yang positif.
Profil WaterEquity
WaterEquity adalah perusahaan manajer aset asal Amerika Serikat yang berfokus pada penyediaan akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat berpenghasilan rendah di negara berkembang. Didirikan oleh Gary White dan Matt Damon sebagai spin-off dari Water.org, perusahaan ini mengusung konsep impact investing—menggabungkan keuntungan finansial dengan dampak sosial.
Melalui pembiayaan dalam bentuk utang dan ekuitas, WaterEquity menyalurkan modal ke lembaga keuangan, pengusaha lokal, serta proyek infrastruktur air dan sanitasi. Termasuk dalam programnya adalah mikro-kredit untuk rumah tangga. Dengan pendekatan ini, WaterEquity berkomitmen untuk memberikan solusi yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat yang kurang terlayani.