Bantuan Darurat Disalurkan, Pemkab Sumenep Jamin Kondisi Korban Gempa

admin.aiotrade 01 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Bantuan Darurat Disalurkan, Pemkab Sumenep Jamin Kondisi Korban Gempa
Bantuan Darurat Disalurkan, Pemkab Sumenep Jamin Kondisi Korban Gempa

Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi di Sumenep

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menunjukkan respons yang cepat dalam menangani bencana gempa bumi yang terjadi pada Selasa (30/9/2025) malam. Gempa dengan kekuatan 6,5 Skala Richter yang mengguncang perairan Sapudi dan Talango langsung mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Bantuan darurat segera disalurkan kepada warga yang terdampak. Asisten I Pemkab Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya bersama jajaran langsung melakukan peninjauan ke lokasi rumah warga di Desa Gapurana, Kecamatan Talango yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa bumi, Rabu (1/10/2025) siang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Penghuni rumah selamat. Pemerintah hadir untuk memberikan bantuan tahap pertama berupa logistik,” ujar Ferdiansyah saat berbicara kepada TribunMadura.com (grup aiotrade).

Bantuan yang diberikan mencakup makanan siap saji, matras, serta kebutuhan pokok lainnya untuk memenuhi kebutuhan korban beberapa hari ke depan. Pihaknya menegaskan bahwa bantuan tersebut bersifat darurat sambil menunggu hasil asesmen lengkap dari pemerintah daerah.

“Selanjutnya kita akan lakukan pendataan kerugian. Dari situ nanti diputuskan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan renovasi rumah,” tambahnya.

Sementara itu, korban terdampak tidak bisa menempati rumahnya yang rusak. Untuk itu, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak keluarga agar korban tinggal bersama anaknya hingga ada keputusan lebih lanjut mengenai perbaikan rumah.

Selain logistik, Pemkab juga menugaskan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi korban. “Mulai tadi pagi sudah dicek dan alhamdulillah aman. Tapi pemantauan kesehatan akan terus dilakukan satu sampai dua hari ke depan,” imbuhnya.

Salah satu rumah yang rusak milik Tohebbu (63), warga Dusun Saro'an Laok Desa Gapurana, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Peristiwa ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah setempat.

Untuk penanganan wilayah Pulau Sapudi yang menjadi pusat gempa, Pemkab Sumenep masih menunggu hasil rapat koordinasi bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda). Menurut Ferdiansyah, salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah menggeser logistik bantuan ke lokasi terdampak.

“Tadi pagi sudah rapat komplit dengan Forpimda, camat, dan OPD terkait. Pemkab bersama aparat keamanan sudah menyiapkan langkah cepat penanganan pasca gempa ini,” pungkasnya.

Langkah-Langkah Penanganan Pasca-Gempa

  • Penyaluran Bantuan Darurat: Pemkab Sumenep segera menyalurkan bantuan logistik seperti makanan siap saji, matras, dan kebutuhan pokok lainnya.
  • Pemantauan Kesehatan: Tenaga kesehatan diterjunkan untuk memastikan kondisi kesehatan korban tetap stabil.
  • Pendataan Kerugian: Dilakukan pendataan kerugian untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan renovasi rumah.
  • Koordinasi dengan Keluarga: Korban terdampak diarahkan untuk tinggal bersama anggota keluarga hingga ada keputusan lebih lanjut.
  • Rapat Koordinasi Bersama Forpimda: Pemkab masih menunggu hasil rapat koordinasi untuk menentukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut di wilayah Pulau Sapudi.

Kondisi Terkini di Lokasi Gempa

Gempa bumi yang terjadi di wilayah perairan Sapudi dan Talango menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga. Meskipun tidak ada korban jiwa, masyarakat tetap merasa khawatir dan membutuhkan bantuan yang cepat dan efektif.

Pemerintah setempat terus berupaya memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, sambil menunggu evaluasi lebih lanjut dari pihak terkait. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah situasi darurat.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan