NDUGA, aiotrade
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan kemanusiaan yang tiba di Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Selasa (11/11/2025). Bantuan ini diberikan sebagai respons terhadap musibah banjir dan longsor yang mengakibatkan 23 warga dilaporkan hilang.
Dari 23 orang korban yang hilang, sejauh ini baru ditemukan 10 orang dalam kondisi meninggal dunia, sementara 13 lainnya masih dalam proses pencarian. Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan dari Jayapura langsung ke Distrik Dal, lokasi bencana terjadi, mencakup ribuan paket bahan makanan dan perlengkapan darurat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Roberto Koibur, perwakilan Kemensos RI, menjelaskan bahwa total bantuan bahan makanan untuk kedua distrik yang terdampak banjir dan longsor mencapai Rp 530.680.339. Bantuan tersebut diserahkan di Distrik Dal dan akan didistribusikan ke Distrik Mebarok. Namun, distribusi ke Distrik Mebarok belum bisa dilakukan karena faktor keamanan. Oleh karena itu, bantuan akan diserahkan ke Distrik Dal untuk kemudian didistribusikan oleh Tim Bencana Alam Pemda Nduga.
Koibur berharap bantuan dari Kemensos RI dapat membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam, terutama di Distrik Dal dan Distrik Mebarok. Sebelumnya, pada 1 November 2025, banjir dan longsor melanda kedua distrik tersebut, menyebabkan 23 orang dilaporkan hilang. Dari data yang diterima, sebanyak 15 orang warga di Distrik Dal dan 8 orang di Distrik Mebarok dilaporkan hilang.
Tim Bencana Alam Pemda Nduga bersama masyarakat dan keluarga korban terus melakukan pencarian di sepanjang Sungai Kenyam. Ketua Tim Penanganan Bencana Alam Distrik Dal dan Mebarok, Indaus Gwijangge, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kemensos RI atas bantuan yang diberikan.
"Kami keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Kemensos RI yang sudah membantu kami. Bantuan ini sudah kami terima dan kami akan bagikan kepada keluarga korban," ucapnya.
Berikut adalah rincian bantuan bahan makanan dari Kemensos RI:
Bantuan untuk Distrik Dal:
Makanan siap saji: 500 paket
Makanan anak: 504 paket
Tenda gulung: 200 lembar
Kasur: 100 lembar
Family kit: 100 paket
Kids ware: 100 paket
Selimut: 100 lembar
Sandang dewasa: 300 paket
Sandang bayi: 200 paket
Beras premium: 500 Kg
Mie instan: 2.500 bks
Minyak goreng (1 liter): 500 btl
Gula: 50 kg
Kopi bubuk 150 gr: 50 bks
Garam dapur: 50 bks
Biskuit Roma Kelapa: 500 bks
Barang untuk Distrik Mebarok:
Beras premium: 500 Kg
Mie instan: 2.500 bks
Minyak goreng (1 liter): 500 btl
Gula: 50 kg
Kopi bubuk 150 gr: 50 bks
Garam dapur: 50 bks
Biskuit Roma Kelapa: 500 bks
Sandang dewasa: 100 pasang
Pakain anak stel: 100 stel
Tenda gulung: 30 lbr
Bantuan ini merupakan langkah penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terkena dampak bencana alam. Proses distribusi dan penyaluran bantuan tetap dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat setempat.