Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan untuk Wilayah Terdampak Banjir
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah besar bantuan pangan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Bantuan tersebut mencakup 34 ribu ton beras dan 6,8 juta liter minyak goreng atau setara dengan 6.312 ton.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini dipercepat guna memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dalam kondisi darurat. Ia menyatakan bahwa akselerasi penyaluran bantuan pangan yang dilakukan Perum Bulog atas penugasan Bapanas terlihat dari perkembangan dalam seminggu terakhir ini.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Adapun rincian alokasi bantuan pangan adalah sebagai berikut: - Aceh: 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng - Sumut: 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng - Sumbar: 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng
Jumlah Penerima Bantuan Pangan Mengalami Kenaikan Signifikan
Selama rentang 28 November hingga 4 Desember, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) mengalami kenaikan signifikan. Di Sumut, jumlah PBP melonjak sebesar 52,2 persen, dari 260.712 PBP menjadi 396.868 PBP. Di Sumbar, penyaluran meningkat sebesar 33,8 persen, dari 193.890 PBP menjadi 259.469 PBP. Sementara itu, Aceh mencatat kenaikan sebesar 30,7 persen, dari 102.865 PBP menjadi 134.402 PBP.
Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan juga terjadi di tingkat nasional. "Secara nasional, realisasi penyaluran juga mengalami peningkatan signifikan. Dari total target 18,277 juta PBP, hingga 4 Desember telah tersalurkan 8,187 juta PBP atau 44,8 persen, meningkat dari 4,557 juta PBP atau 24,93 persen pada 28 November," ujarnya.

Permintaan Darurat dari Wakil Gubernur Aceh
Tingginya kebutuhan bantuan membuat Wakil Gubernur Aceh mengajukan permintaan darurat kepada pemerintah pusat untuk tambahan pasokan pangan. Amran mengungkapkan adanya komunikasi langsung dari Wakil Gubernur Aceh terkait kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kemarin, Pak Wagub Aceh telepon saya, menyampaikan kebutuhan mendesak untuk minyak goreng dan beras. Kami langsung hubungi Dirut Bulog dan Bapanas untuk mengirimkan 2 ribu kilogram minyak goreng tanpa tunda,” ujar Amran.
“Terkait beras, di Lhokseumawe ada permintaan 100 ton. Saya perintahkan untuk segera dikeluarkan, dengan syarat Pak Wali Kota mengirimkan surat permintaan resmi. Surat itu saya setujui, dan proses berjalan cepat karena ini kondisi darurat,” tambahnya.

Pembentukan Satuan Tugas Tanggap Bencana
Untuk memperkuat koordinasi, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Tanggap Bencana dan Penyediaan Pangan di Aceh, Sumut, dan Sumbar melalui Keputusan Bersama Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 1355 dan 383 Tahun 2025. Satuan tugas ini ditugaskan memastikan distribusi pangan berlangsung cepat, tepat, dan terkoordinasi hingga level kabupaten/kota.
Nestapa Ibu Hamil Terisolir di Takengon 8 Hari Tanpa Bantuan