Pemerintah Kabupaten Sukoharjo Terus Berupaya Mengurangi Rumah Tidak Layak Huni
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo terus berkomitmen untuk menekan angka rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayahnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan kembali disalurkan kepada warga di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Baki, Gatak, dan Kartasura, pada Selasa (11/11/2025).
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, turun langsung dalam penyerahan bantuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa program RTLH ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Sukoharjo dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukoharjo.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Saya bersama Baznas turun langsung untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati Etik Suryani di sela kegiatan, Selasa (11/11/2025).
Dalam kesempatan itu, total bantuan yang diserahkan mencapai Rp147 juta, dengan penerima sebanyak 12 warga dari tiga kecamatan. 
Rinciannya, lima warga dari Kecamatan Baki, tiga warga dari Kecamatan Gatak, dan enam warga dari Kecamatan Kartasura. Penyaluran bantuan ini dilakukan di 12 titik yang tersebar di tiga kecamatan tersebut. Setiap penerima bantuan memperoleh dana bervariasi, antara Rp5 juta hingga Rp20 juta, tergantung pada kondisi dan kebutuhan rumah masing-masing.
“Harapan kami, bantuan ini bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya untuk mewujudkan rumah yang sehat dan nyaman ditempati. Setidaknya program ini juga menjadi upaya untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sukoharjo,” lanjut Etik.
Sementara itu, Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, menuturkan bahwa besaran bantuan yang diberikan telah melalui survei lapangan agar tepat sasaran.
“Dengan demikian, warga penerima benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima program RTLH,” singkatnya.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap kualitas hidup masyarakat semakin meningkat, seiring bertambahnya jumlah rumah layak huni di Kabupaten Sukoharjo. Berbagai inisiatif seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama yang tinggal di lingkungan yang kurang layak.
Berikut adalah rincian penerima bantuan RTLH:
- Lima warga dari Kecamatan Baki
- Tiga warga dari Kecamatan Gatak
- Enam warga dari Kecamatan Kartasura
Setiap penerima mendapatkan bantuan sesuai dengan kondisi rumah mereka. Dana yang diberikan berkisar antara Rp5 juta hingga Rp20 juta. Penyaluran bantuan dilakukan di 12 titik yang tersebar di tiga kecamatan tersebut.
Program RTLH ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan warga dapat tinggal dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman, serta memiliki akses yang lebih baik terhadap fasilitas umum.
Selain itu, program ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem. Melalui kerja sama dengan lembaga seperti Baznas, pemerintah berusaha memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dengan terus berupaya mengurangi angka RTLH, pemerintah Kabupaten Sukoharjo menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh warga di wilayah Sukoharjo.