
Pemkab Tolitoli Berupaya Menyalurkan Bantuan Sosial
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli, Sulawesi Tengah menunjukkan komitmennya dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana. Bupati Tolitoli Amran Hi Yahya menyatakan bahwa berbagai bantuan akan segera disalurkan kepada warga yang terkena dampak banjir bandang.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Insya Allah berbagai bantuan besok pagi akan mulai disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana," ujar Bupati Amran saat dihubungi dari Palu, Minggu (26/10/2025).
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah memastikan penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan ini akan difokuskan pada masyarakat yang tinggal di Kecamatan Baolan, khususnya daerah yang paling parah terkena dampak banjir.
Bupati Amran juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama dengan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) telah turun langsung ke lokasi bencana untuk meninjau kondisi terkini. Ia menyampaikan bahwa air di wilayah Tuweley sudah mulai surut, namun masih ada beberapa titik yang perlu dipantau lebih lanjut.
"Saya bersama forkopimda Kabupaten Tolitoli turun bersama-sama ke lokasi bencana banjir ini dan air di wilayah Tuweley sudah berangsur surut," ucapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga sedang berupaya meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait bantuan untuk masyarakat di Tolitoli. Wakil Bupati telah berada di Kota Palu pada malam hari dan rencananya akan bertemu dengan Dinas Sosial Sulawesi Tengah pada pagi hari untuk menyampaikan permohonan bantuan tersebut.
"Besar harapan kami agar bencana banjir bandang ini tidak menimbulkan adanya korban jiwa," tambah Bupati Amran.
Diketahui bahwa banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Tolitoli disebabkan oleh curah hujan yang sangat deras. Akibatnya, Sungai Lembe meluap dan menyebabkan tiga kelurahan, yaitu Tuweley, Baru, dan Panasakan di Kecamatan Baolan serta Desa Bajugan di Kecamatan Galang terendam banjir.
Proses evakuasi saat ini sedang difokuskan di wilayah Kelurahan Tuweley dan Baru, di mana ketinggian air mencapai atap rumah warga. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sedang melakukan pendataan terkait jumlah korban dan rumah warga yang terdampak banjir bandang tersebut.
Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemerintah Daerah
Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan oleh Pemkab Tolitoli dalam menangani bencana banjir:
-
Penyaluran bantuan sosial
Pemkab Tolitoli berkomitmen untuk segera menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan tersebut akan diberikan secara bertahap dan sesuai kebutuhan. -
Pemantauan dan evaluasi situasi
Tim dari Pemkab Tolitoli, termasuk forkopimda, turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau kondisi terkini. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. -
Koordinasi dengan pihak provinsi
Pemerintah daerah sedang berupaya meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Koordinasi ini dilakukan untuk mempercepat proses penyaluran bantuan dan memastikan ketersediaan sumber daya yang cukup. -
Pendataan korban dan kerusakan
BPBD sedang melakukan pendataan terkait jumlah korban dan kerusakan rumah warga akibat banjir. Pendataan ini penting untuk menentukan prioritas penanganan dan distribusi bantuan.
Kesimpulan
Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Tolitoli menjadi tantangan besar bagi masyarakat setempat. Namun, Pemkab Tolitoli menunjukkan sikap tanggap dan responsif dalam menangani situasi tersebut. Dengan berbagai langkah yang telah diambil, diharapkan masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.