
Operasi Gabungan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Kabupaten Cirebon
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan Kepolisian Resor Kota Cirebon dan sejumlah instansi terkait lainnya menggelar Operasi Gabungan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor selama bulan September hingga Oktober 2025. Kegiatan ini dilakukan di beberapa titik strategis, termasuk di depan Mapolsek Talun Kecamatan Talun dan Kantor Camat Lemahabang Kabupaten Cirebon.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Operasi ini melibatkan berbagai lembaga seperti Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Cirebon I Sumber Provinsi Jawa Barat, Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Cirebon II Ciledug Provinsi Jawa Barat, Denpom III/Siliwangi dan Jasa Raharja. Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menegakkan regulasi serta meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Kepala Bapenda Kabupaten Cirebon, Drs. Erus Rusmana, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi pendapatan daerah, khususnya dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Selain itu, tujuannya juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu.
“Pajak kendaraan yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta mendukung berbagai program pemerintah daerah. Melalui operasi gabungan ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin tinggi, sekaligus menekan angka tunggakan pajak kendaraan di Kabupaten Cirebon,” ujar Erus.
Selain itu, lanjutnya, operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran PKB tepat waktu, mengurangi tunggakan PKB dan BBNKB secara signifikan. Operasi ini juga bertujuan untuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kepemilikan kendaraan bermotor juga diikuti dengan kewajiban membayar pajak sebagai kontribusi membangun daerah.
Para pemilik kendaraan yang kedapatan belum melunasi kewajiban pajaknya akan diarahkan untuk melakukan pembayaran di lokasi yang telah disediakan, termasuk melalui layanan Samsat Keliling dan Samsat Online. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kewajiban pajak kendaraannya.
Kegiatan operasi gabungan ini akan terus digelar secara bertahap dan terjadwal di beberapa titik keramaian maupun jalur lalu lintas utama Kabupaten Cirebon. Karenanya masyarakat diimbau agar selalu membawa dokumen kendaraan yang sah dan memastikan kewajiban pajak telah dipenuhi.
“Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Cirebon untuk taat membayar pajak kendaraan bermotor, karena pajak yang kita bayar adalah salah satu wujud nyata kontribusi untuk membangun daerah kita bersama,” imbuhnya.
Tujuan dan Manfaat Operasi Gabungan
- Penegakan Regulasi: Operasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor mematuhi aturan yang berlaku, khususnya dalam hal pembayaran pajak.
- Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Dengan adanya operasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu.
- Mengurangi Tunggakan Pajak: Operasi ini bertujuan untuk mengurangi jumlah tunggakan pajak kendaraan yang ada di Kabupaten Cirebon.
- Peningkatan Pendapatan Daerah: Dengan optimalisasi pajak kendaraan, pendapatan asli daerah bisa meningkat, yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan dan pelayanan publik.
- Kemudahan Pembayaran Pajak: Masyarakat diberikan kemudahan dalam membayar pajak kendaraan melalui layanan Samsat Keliling dan Samsat Online.
Keberlanjutan Operasi
Operasi gabungan ini akan dilaksanakan secara berkala dan terjadwal di berbagai titik strategis. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap warga masyarakat dapat memenuhi kewajiban pajak kendaraannya. Dengan begitu, kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak kendaraan bermotor akan semakin meningkat.