
aiotrade
BANDUNG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat telah melakukan integrasi sistem pengaduan antara kantor pusat dan 34 Samsat yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat.
Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna menjelaskan bahwa integrasi sistem pengaduan ini menggunakan nama Dashboard Pengaduan Digital (Drupadi). Menurutnya, inisiatif ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan transparansi dan mempercepat layanan publik.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Sistem ini menjadi langkah inovatif dalam menangani aduan masyarakat secara cepat, tepat, dan terintegrasi," ujarnya pada Selasa (11/11/2025).
Platform Drupadi mampu mengumpulkan berbagai laporan dari berbagai saluran, baik daring maupun luring. Beberapa saluran tersebut antara lain:
- Call center
- WhatsApp chat
- Media sosial
- Aplikasi Sapa Warga
- Pojok Samsat
- Media lainnya seperti media sosial gubernur dan Google review
Selain itu, pimpinan dan stakeholder dapat memantau jumlah, jenis, serta status pengaduan secara real time. Hal ini memungkinkan tindak lanjut dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.533 aduan masuk ke sistem Drupadi. Berikut rinciannya:
- 148 aduan melalui call center
- 909 aduan melalui chat WhatsApp
- 238 aduan melalui media sosial
- 37 aduan melalui email
- 98 aduan melalui aplikasi Sapa Warga
- 48 aduan melalui pojok Samsat
- 55 aduan melalui media lainnya
Asep menyebutkan bahwa dari total aduan tersebut, hanya tersisa dua aduan yang masih dalam proses koordinasi.
Pengaduan melalui Drupadi juga terpantau secara real time mulai dari jumlah, jenis aduan hingga status pengaduannya.
"Drupadi memberikan transparansi pelayanan, peningkatan kepercayaan publik dan akses informasi yang mudah. Melalui satu dashboard masyarakat mudah mengakses informasi dan dilibatkan dalam proses pengawasan layanan publik," jelasnya.
Dengan adanya sistem ini, masyarakat tidak hanya bisa melaporkan keluhan mereka, tetapi juga bisa memantau perkembangan penanganan aduan secara langsung. Hal ini membuka ruang bagi partisipasi aktif masyarakat dalam memastikan kualitas layanan publik.
Selain itu, Drupadi juga memberikan kemudahan dalam mengelola data pengaduan. Data yang terkumpul dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan sistem layanan di masa depan.
Seiring dengan pertumbuhan pengguna dan jumlah aduan yang semakin meningkat, Bapenda Jabar berkomitmen untuk terus mengoptimalkan sistem ini agar bisa memberikan layanan yang lebih baik lagi.