Bappeda Mimika Susun Prioritas Pembangunan 2026, Fokus pada Infrastruktur Dasar

Bappeda Mimika Susun Prioritas Pembangunan 2026, Fokus pada Infrastruktur Dasar
Bappeda Mimika Susun Prioritas Pembangunan 2026, Fokus pada Infrastruktur Dasar

Fokus Pembangunan 2026 di Kabupaten Mimika

Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Septinus Timang, menegaskan bahwa program pembangunan tahun 2026 akan tetap berfokus pada sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan. Hal ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Saat ini, ratusan program pembangunan telah memasuki tahap rasionalisasi, di mana anggaran sektor prioritas telah terserap hingga 80 persen. Proses ini bertujuan untuk menentukan skala prioritas yang akan dijalankan dalam waktu dekat.

Septinus menyampaikan bahwa program yang telah disepakati dalam forum perencanaan tidak boleh diubah lagi. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam perencanaan agar target pembangunan dapat tercapai secara efektif.

Harapan kami, program yang sudah disepakati jangan diotak-atik lagi, tegas Septinus. Ia menilai bahwa perubahan yang terlalu sering bisa menghambat proses implementasi dan mengurangi dampak positif dari program tersebut.

Prioritas Sektor Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan

Dari ratusan program yang masuk, sebagian besar masih didominasi oleh sektor infrastruktur dasar. Ini mencerminkan kebutuhan masyarakat akan akses yang lebih baik terhadap fasilitas umum seperti jalan, listrik, dan air bersih.

Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Septinus menjelaskan bahwa infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan adalah tiga sektor yang paling banyak mendapat perhatian dalam rencana pembangunan.

Infrastruktur dasar masih dominan, termasuk pendidikan dan kesehatan. Itu yang paling banyak, ujarnya. Ia menambahkan bahwa alokasi anggaran sekitar 80 persen saat ini terserap pada sektor-sektor prioritas tersebut, terutama untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat.

Peran Dana Otsus dalam Pembangunan Daerah

Terkait dana Otonomi Khusus (Otsus), Septinus memastikan bahwa penyalurannya telah berjalan dan mencakup berbagai sektor strategis. Dana tersebut tidak hanya difokuskan pada pendidikan dan kesehatan, tetapi juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat lokal.

Dana Otsus itu menyeluruh, tapi memang pendidikan dan kesehatan masih jadi dominasi, termasuk juga penguatan ekonomi masyarakat, tegasnya. Ia menilai bahwa penguatan ekonomi UMKM sangat penting dalam mendukung pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Septinus juga menyebut bahwa penyaluran dana Otsus dilakukan dalam skema multi-tahun, meski detail teknis penyalurannya masih terus disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku. Ia berharap seluruh program yang dirancang benar-benar tepat sasaran, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, serta mampu mendorong pembangunan yang merata.

Harapan Masa Depan

Dengan fokus pada sektor prioritas, Septinus optimis bahwa pembangunan daerah akan semakin terarah dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Ia berharap bahwa kebijakan yang diambil saat ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Mimika.