Bareskrim Temukan Pengecer Harga Beras di Atas HET Purbalingga

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
Bareskrim Temukan Pengecer Harga Beras di Atas HET Purbalingga
Bareskrim Temukan Pengecer Harga Beras di Atas HET Purbalingga

Pemantauan Harga Beras di Purbalingga Dilakukan oleh Satgas Pangan Bareskrim Polri

Satuan Tugas (Satgas) Pangan Bareskrim Polri melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Purbalingga untuk memantau kondisi harga beras di berbagai pasar dan lokasi produksi. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemantauan dilakukan di beberapa titik, termasuk pasar tradisional, pasar modern, serta para produsen beras lokal. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai instansi terkait seperti Satgas Pangan Polda Jawa Tengah, DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Satreskrim Polres Purbalingga, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, DPMPTSP Kabupaten Purbalingga, serta Perum Bulog.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ketua Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri, Kombes Pol Taufan Dirgantoro menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan untuk memastikan harga beras di pasaran tetap stabil dan sesuai dengan regulasi pemerintah. Ia menekankan bahwa fokus utama pemantauan adalah pada harga eceran tertinggi (HET) untuk beras medium dan premium.

“Selain itu, kami juga terus melakukan sosialisasi agar para pedagang dapat mematuhi harga yang sudah ditetapkan,” ujarnya saat ditemui di Purbalingga, Kamis (23/10/2025).

Sementara itu, Staf DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Eko menyampaikan hasil pantauan yang menunjukkan bahwa sebagian besar harga beras di Purbalingga masih berada di bawah batas HET. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa masih ada beberapa pengecer yang menjual beras di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

“Dari hasil pengecekan, rata-rata harga masih aman. Namun, di beberapa lokasi masih ada pedagang yang menjual beras medium dan premium sedikit di atas HET,” jelasnya.

Menurut data yang tersedia, pemerintah menetapkan HET untuk beras medium sebesar Rp13.500 per kilogram dan beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram. Berdasarkan pantauan di lapangan, di Pasar Tradisional Segamas, harga beras medium berada di kisaran Rp12.500 per kilogram dan beras premium Rp14.800 per kilogram.

Di pasar modern, harga beras medium tercatat sebesar Rp13.000 dan beras premium sebesar Rp14.500 per kilogram. Sementara itu, untuk tingkat produsen, harga beras medium mencapai Rp13.000 dan beras premium Rp14.000 per kilogram.

“Secara umum harga di Purbalingga masih stabil, namun kami akan tetap melakukan pemantauan secara berkala agar tidak terjadi lonjakan harga,” pungkasnya.

Kondisi Harga Beras di Berbagai Tempat

  • Pasar Tradisional:
  • Harga beras medium sekitar Rp12.500 per kilogram.
  • Harga beras premium sekitar Rp14.800 per kilogram.

  • Pasar Modern:

  • Harga beras medium sekitar Rp13.000 per kilogram.
  • Harga beras premium sekitar Rp14.500 per kilogram.

  • Produsen Lokal:

  • Harga beras medium sekitar Rp13.000 per kilogram.
  • Harga beras premium sekitar Rp14.000 per kilogram.

Langkah Pemerintah dalam Mengendalikan Harga Beras

Pemerintah telah menetapkan HET untuk beras medium dan premium sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kenyamanan produsen. Dengan adanya HET, diharapkan harga beras tidak mengalami fluktuasi yang signifikan, terutama di tengah situasi ekonomi yang dinamis.

Selain itu, pemerintah juga terus memberikan sosialisasi kepada pelaku usaha agar mereka mematuhi aturan yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk mencegah praktik monopoli atau manipulasi harga yang bisa merugikan konsumen.

Pentingnya Pengawasan Berkala

Meskipun saat ini harga beras di Purbalingga terlihat stabil, pengawasan berkala tetap diperlukan untuk memastikan bahwa harga tetap sesuai dengan HET yang telah ditetapkan. Dengan adanya pengawasan yang intensif, diharapkan masyarakat dapat mendapatkan akses terhadap beras dengan harga yang wajar dan terjangkau.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan