
Pameran Bazar UMKM Memeriahkan HUT NTT ke-67 di Kabupaten Malaka
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke-67, Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka turut serta dalam merayakan momen bersejarah ini dengan menyelenggarakan kegiatan Pameran Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Acara tersebut digelar di Halaman Gereja Santa Maria Fatima Betun.
Kegiatan pameran bazar ini mengusung tema besar "NTT Berjaya, UMKM Berdaya", yang menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Dengan tema tersebut, acara ini bertujuan untuk meningkatkan peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pameran Bazar UMKM akan berlangsung dari Selasa (16/12/2025) malam hingga Sabtu (20/12/2025), dan dipusatkan di halaman Gereja Santa Maria Fatima Betun, Kabupaten Malaka. Lokasi ini dipilih karena strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat, sehingga diharapkan dapat menarik minat pengunjung dalam jumlah besar.
Pantauan media di lokasi kegiatan pada Selasa siang menunjukkan bahwa berbagai persiapan tengah dilakukan secara intensif. Sejumlah lapak bazar mulai dibangun menggunakan tenda-tenda siap pakai yang tertata rapi, sesuai dengan jumlah pelaku UMKM yang akan ambil bagian. Selain itu, panitia juga sedang mempersiapkan panggung utama, tenda VIP, serta sarana pendukung lainnya guna menunjang kelancaran dan kemeriahan acara.
Tampak hadir di lokasi, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka, Ferdinand Un. Turut serta dalam peninjauan tersebut Penjabat (Pj) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malaka, Remigius A.Y. Bria Seran, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Malaka, Melkianus S.Y. Bere, serta sejumlah staf dari dinas-dinas teknis terkait.
Kehadiran pimpinan daerah dan jajaran OPD tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai perencanaan. Mereka terlihat berdiskusi dengan panitia pelaksana sembari memantau langsung kesiapan fasilitas dan tata letak lokasi bazar yang rencananya akan dibuka secara resmi pada sore hari, Pukul 17.00 WITA.
Saat diwawancarai di sela-sela kesibukan, Pj. Kepala Dinas PMD Kabupaten Malaka, Remigius A.Y. Bria Seran, menjelaskan bahwa pameran Bazar UMKM itu merupakan kegiatan yang diselenggarakan langsung oleh Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas PMD Provinsi NTT.
βIni merupakan kegiatan Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas PMD Provinsi NTT yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Malaka. Pemerintah kabupaten berperan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini agar berjalan sukses dan memberi dampak positif bagi pelaku UMKM lokal,β ungkapnya.
Lebih lanjut, Remigius menegaskan bahwa kegiatan bazar itu tidak sekadar menjadi agenda seremonial peringatan HUT NTT, tetapi juga menjadi ruang promosi dan pemasaran produk-produk unggulan UMKM, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya dan potensi lokal NTT, khususnya Kabupaten Malaka.
Melalui pameran itu, Pemkab Malaka mengharapkan para pelaku UMKM semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pasar, serta memperkuat daya saing. Sementara bagi masyarakat, kegiatan itu menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap produk lokal NTT.
Dengan semangat NTT Berjaya, UMKM Berdaya, Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemerintah Kabupaten Malaka memastikan pameran Bazar UMKM itu akan menjadi salah satu motor penggerak pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih maju dan sejahtera.