BBCA Lakukan Dua Gelombang Buyback Tahun Ini: Rp 250 Miliar Selesai, Rp 5 Triliun Dimulai Besok

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
BBCA Lakukan Dua Gelombang Buyback Tahun Ini: Rp 250 Miliar Selesai, Rp 5 Triliun Dimulai Besok

Informasi Terkini tentang Aksi Buyback Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Investor yang memantau rilis Laporan Keuangan (LK) Kuartal III 2025 (Unaudited) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menemukan fakta menarik terkait aktivitas perusahaan. Selain pengumuman laba sebesar Rp 43,4 triliun dan rencana buyback baru senilai Rp 5 triliun, ternyata BBCA telah melakukan aksi pembelian saham sendiri (buyback) sebesar Rp 250 miliar di awal tahun ini.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Fakta ini terungkap dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian (Neraca) perseroan per 30 September 2025. Di sisi ekuitas, muncul pos baru yang tidak ada pada 31 Desember 2024, yaitu:

  • Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri): (Rp 249.992.000.000)

Angka negatif tersebut menunjukkan jumlah uang yang telah dikeluarkan bank untuk membeli kembali sahamnya dari pasar.

Pembelian Saham Sebanyak 28,3 Juta Lembar

Penjelasan mengenai asal saham treasuri tersebut dirinci dalam Catatan 1c (Saham Bank) Laporan Keuangan BBCA. Manajemen menjelaskan bahwa pada 25 Maret 2025, perusahaan telah mengumumkan rencana buyback senilai Rp 1 triliun. Aksi buyback tersebut dilaksanakan dalam periode 26 Maret 2025 dan diakhiri lebih cepat pada 15 Mei 2025 karena kondisi pasar yang stabil.

Dari aksi buyback yang telah tuntas tersebut, Laporan Keuangan BBCA mencatat:

  • Total Saham Dibeli: 28.317.500 lembar saham.
  • Total Biaya Perolehan: Rp 249,99 miliar (Rp 249.992.000.000).

Jika dihitung, harga rata-rata pembelian saham BBCA pada buyback gelombang pertama di bulan Maret-Mei 2025 adalah Rp 8.828,19 per lembar.

Perbandingan Harga Saat Ini dengan Rencana Buyback Baru

Harga rata-rata pembelian ini menarik jika dibandingkan dengan dua data lainnya:

  • Harga penutupan kemarin (20/10): Rp 7.875 per lembar.
  • Batas harga maksimum rencana buyback baru Rp 5 Triliun (mulai 22 Oktober 2025): Rp 9.200 per lembar.

Fakta ini menunjukkan bahwa rencana buyback Rp 5 triliun yang diumumkan tadi malam adalah gelombang kedua, dan manajemen kini bersedia membayar dengan harga premium yang lebih tinggi (hingga Rp 9.200) dibandingkan harga rata-rata pembelian buyback sebelumnya (Rp 8.828).

Analisis Investasi dan Risiko

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, berdasarkan data Laporan Keuangan Konsolidasian (Unaudited) Q3 2025 BBCA. Konten ini bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca dan memiliki risiko kerugian.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan