BBM Nabati Bobibos Dukungan Dedi Mulyadi, Harga Lebih Murah dan Nol Emisi

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 17x dilihat
BBM Nabati Bobibos Dukungan Dedi Mulyadi, Harga Lebih Murah dan Nol Emisi

Inovasi Bahan Bakar Nabati Bobibos Dukung Energi Berkelanjutan

Bahan bakar nabati Bobibos yang dikembangkan di Jonggol, Kabupaten Bogor, kini menjadi perhatian khusus dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menyatakan niat untuk bekerja sama dengan Bobibos dalam memproduksi energi terbarukan secara massal. Langkah ini dilakukan setelah ia melihat langsung uji coba penggunaan bahan bakar minyak (BBM) Bobibos pada salah satu unit traktor di Lembur Pakuan, Jawa Barat, pada Senin, 10 November 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Dedi Mulyadi, kerjasama ini akan berupa penyediaan bahan baku pembuatan BBM Bobibos, yaitu jerami atau limbah padi yang tersedia di Lembur Pakuan. Ia menegaskan bahwa jika proyek ini berhasil, maka akan segera dibentuk lembaga usaha yang berjalan dan diberi MoU pertama di wilayah tersebut. Dedi juga menyampaikan bahwa dua minggu setelah panen padi, pihaknya akan langsung melakukan kerjasama dalam pembuatan bahan bakar.

“Kalau ini berhasil, nanti saya akan mempelopori lembaga usaha yang berjalan, pertama di Lembur Pakuan MoU-nya. Dua minggu panen (padi) kita langsung kerjasama, kita buat bahan bakar,” kata Dedi Mulyadi.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan Bobibos tidak harus menunggu bantuan dari lembaga pemerintah. Menurutnya, ia akan membantu melalui lembaga miliknya sendiri.

“Jangan menunggu lembaga pemerintah, lama. Pakai lembaga KDM saja, ya,” ujarnya.

Manfaat dan Keunggulan Bahan Bakar Nabati Bobibos

Anggota DPR RI yang menjadi pembina Bobibos, Mulyadi, menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Jawa Barat yang bersedia membantu pengembangan bahan bakar nabati asal Jonggol, Kabupaten Bogor ini. Menurut dia, kehadiran energi terbarukan seperti Bobibos memiliki semangat untuk meringankan beban masyarakat, menjaga lingkungan, serta menghemat subsidi negara.

“Anggaran subsidi ini bisa dialihkan ke peningkatan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan prioritas masyarakat,” kata Mulyadi.

Ia juga menjelaskan bahwa BBM Bobibos memiliki nilai jual yang lebih murah dibandingkan bahan bakar konvensional. Hal ini karena bahan bakar ini tidak terbuat dari minyak bumi yang proses produksinya memakan anggaran besar.

“Kita bisa melakukan efisiensi atau hemat anggaran subsidi BBM. Bobibos yang berasal dari limbah pertanian, biaya produksinya dan harga jualnya juga lebih murah,” ujarnya.

Selain itu, Dewan Pembina DPP Gerindra ini menilai bahwa bahan bakar nabati Bobibos dapat mewujudkan ketahanan energi. Proses pembuatannya bisa dilakukan di mana saja, sehingga tidak lagi bergantung pada impor energi.

“Kita nanti tidak lagi membutuhkan import energi, karena Bobibos bisa menjadi solusi dari cita-cita bangsa yaitu ketahanan atau berdaulat dalam energi,” jelasnya.

Pengembangan dan Uji Coba Bobibos

Founder Bobibos, Ikhlas Thamrin, menjelaskan bahwa sebelum diperkenalkan sebagai energi terbarukan, Bobibos telah menjalani riset selama hampir 10 tahun. Ia meyakinkan bahwa BBM nabati ini aman digunakan oleh kendaraan karena telah melalui serangkaian uji coba maupun laboratorium.

“Harga bahan bakar Bobibos juga jauh lebih murah kalau dibandingkan dengan bahan bakar fosil,” katanya.

Ikhlas juga mengklaim bahwa dari hasil uji konsumsi kendaraan diesel, bahan bakar Bobibos terbilang irit dengan perbandingan 1:14. Selain itu, emisi yang dihasilkan dari pembakaran Bobibos juga sangat rendah.

“Dari hasil uji lab, Bobibos nol emisi dan lebih irit,” tambahnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan