Beban Naik Akibat Penggabungan, Ini Penjelasan Bos XLSmart (EXCL)

admin.aiotrade 13 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Beban Naik Akibat Penggabungan, Ini Penjelasan Bos XLSmart (EXCL)


aiotrade.CO.ID - JAKARTA.

Pada akhir September 2025, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mengalami lonjakan beban keuangan yang signifikan. Hal ini terjadi sebagai dampak dari aksi merger yang dilakukan oleh XL Axiata dan Smartfren. Laporan keuangan per 30 September 2025 menunjukkan bahwa EXCL berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp 30,54 triliun. Angka ini meningkat sebesar 20,44% secara tahunan (Year on Year/YoY) dibandingkan dengan pendapatan sebesar Rp 25,36 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Namun, peningkatan pendapatan tidak diimbangi dengan penurunan beban operasional. Justru, jumlah beban yang ditanggung oleh EXCL meningkat sebesar 44,40% YoY menjadi Rp 30,51 triliun. Akibatnya, rugi periode berjalan EXCL mencapai Rp 2,58 triliun pada September 2025.

Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi, menjelaskan bahwa kenaikan beban biaya operasional disebabkan oleh proses integrasi yang sedang berlangsung serta aktivitas operasional yang semakin luas setelah merger. Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan pada Kamis (13/11/2025), ia menyampaikan bahwa:

“Beban biaya operasional di kuartal ketiga ini mengalami peningkatan sejalan dengan munculnya biaya-biaya yang terkait langsung dengan integrasi pasca merger menjadi entitas baru XLSMART.”

Proses integrasi jaringan terus berjalan dengan baik, sehingga melalui jaringan yang terpadu, kecepatan unduh meningkat, pengelolaan trafik menjadi lebih optimal, dan cakupan layanan semakin luas. Hal ini menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan.

Di akhir kuartal ketiga 2025, total jumlah BTS XLSMART mencapai lebih dari 209.000 BTS. Angka ini meningkat sebesar 27% secara tahunan dibandingkan dengan data sebelumnya. Selain itu, jumlah objek yang telah diintegrasikan mencapai sekitar 15.000 objek. Peningkatan ini menunjukkan bahwa proses integrasi jaringan berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif terhadap infrastruktur perusahaan.

Proses Integrasi dan Tantangan Keuangan

Integrasi antara XL Axiata dan Smartfren memang membawa banyak manfaat, seperti peningkatan kapasitas jaringan dan efisiensi operasional. Namun, proses ini juga menimbulkan tantangan keuangan yang signifikan. Beberapa biaya tambahan, seperti biaya perekrutan tenaga ahli, pembaruan sistem, dan pengelolaan aset gabungan, berkontribusi pada kenaikan beban operasional.

Selain itu, peningkatan biaya operasional juga dipengaruhi oleh ekspansi bisnis yang lebih agresif. Perusahaan mulai memperluas cakupan layanan ke wilayah-wilayah yang sebelumnya belum sepenuhnya terjangkau. Hal ini tentu membutuhkan investasi yang besar, termasuk dalam pengembangan infrastruktur dan penguasaan pasar.

Strategi Jangka Panjang

Meskipun saat ini EXCL menghadapi kerugian, manajemen perusahaan optimis bahwa strategi integrasi akan memberikan hasil yang lebih baik dalam jangka panjang. Rajeev Sethi menekankan bahwa proses integrasi tidak hanya bertujuan untuk menggabungkan dua entitas, tetapi juga untuk menciptakan sinergi yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar telekomunikasi Indonesia.

Beberapa langkah strategis yang sedang dijalankan antara lain:

  • Peningkatan kualitas layanan melalui peningkatan kapasitas jaringan dan pengoptimalan pengelolaan trafik.
  • Pengembangan produk dan layanan baru yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
  • Penyempurnaan sistem manajemen dan operasional untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dengan komitmen untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan sumber daya, EXCL berharap dapat kembali mencatatkan laba pada masa mendatang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan