
Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Perberat Hukuman Vadel Badjideh
Vadel Badjideh, yang sebelumnya dihukum 9 tahun penjara dalam kasus pencabulan dan menyuruh melakukan aborsi, kini mendapat hukuman yang lebih berat. Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memutuskan untuk menambah masa tahanan Vadel menjadi 12 tahun. Keputusan ini diambil setelah melalui proses banding dan dianggap sah serta meyakinkan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Putusan resmi dijatuhkan pada 5 November 2025. Dalam putusan tersebut, majelis hakim mempertimbangkan beberapa faktor yang memberatkan terhadap terdakwa. Menurut Catur Irianto, Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, putusan ini didasarkan pada dua perbuatan yang terbukti, yaitu persetubuhan dengan anak di bawah umur dan pengguguran kandungan.
- Dua perbuatan yang terbukti secara sah dan meyakinkan.
- Keduanya dianggap sebagai dasar hukuman yang lebih berat.
- Pemutusan hukuman dilakukan karena adanya unsur kesengajaan dan kekerasan.
Menurut Catur, pelaku mengajukan pengguguran kandungan dua kali. Hal ini menunjukkan bahwa perbuatan Vadel tidak hanya sekali, tetapi berulang. Selain itu, korban yang merupakan putri dari Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru atau dikenal dengan nama Lolly, mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.
- Kasus ini berdampak psikologis pada korban.
- Trauma terjadi karena perbuatan yang dilakukan berulang.
- Korban merasa terancam dan takut terhadap lingkungan sekitarnya.
Selain itu, majelis hakim juga mempertimbangkan kondisi jangka panjang korban, terutama terkait kerusakan pada organ reproduksi. Hal ini menunjukkan bahwa dampak dari perbuatan Vadel tidak hanya bersifat sementara, tetapi bisa berlangsung lama.
- Kerusakan organ reproduksi bisa memengaruhi kemampuan korban untuk memiliki keturunan.
- Tidak ada jaminan bahwa korban akan bisa memiliki anak di masa depan.
- Keputusan hukuman juga bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
Majelis hakim memutuskan hukuman 12 tahun penjara dengan pertimbangan bahwa Vadel telah melakukan tindakan yang sangat merugikan dan merusak kehidupan korban. Putusan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tindakan yang melanggar hukum dan merusak kehidupan orang lain.
- Hukuman ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku.
- Masyarakat diingatkan untuk menjaga norma dan etika dalam kehidupan sehari-hari.
- Perlu adanya kesadaran kolektif untuk melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan.
Dengan adanya putusan ini, diharapkan keadilan dapat ditegakkan dan korban mendapatkan perlindungan yang layak. Selain itu, putusan ini juga menjadi bentuk komitmen pengadilan dalam menjalankan fungsi hukum dengan penuh keadilan dan rasa tanggung jawab.