
Perluasan Galeri Investasi dan Edukasi Pasar Modal di Riau
Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau memiliki rencana ambisius untuk memperluas jangkauan edukasi pasar modal di Provinsi Riau. Salah satu langkah utamanya adalah membuka lima galeri investasi (GI) baru sepanjang tahun 2025. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan peluang investasi, serta meningkatkan jumlah investor aktif di wilayah tersebut.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaiman, menyampaikan hal ini dalam kegiatan Media Gathering BEI Riau 2025 yang diikuti oleh puluhan awak media di Pekanbaru, pada Kamis (9/10). Dalam acara tersebut, hadir pula Deputi Kepala Wilayah Riau BEI, Haldo Haibatil Qudrah Hanafi, yang memberikan paparan mengenai perkembangan pasar modal di Riau dan Exchange Traded Fund (ETF).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Emon menyoroti bahwa tren pasar modal di Riau menunjukkan peningkatan yang positif sepanjang 2025. Hingga awal Oktober, telah tercatat sebanyak 57.736 investor baru yang bergabung dengan total nilai transaksi mencapai Rp26,5 triliun. Jika diakumulasikan, jumlah investor pasar modal di Riau kini sudah mencapai 310 ribu orang. Mayoritas dari mereka berasal dari kalangan pelajar dan pekerja muda berusia di bawah 30 tahun.
"Kenaikan jumlah investor dan nilai transaksi tidak terlepas dari peran mitra kerja dan galeri investasi yang telah kami dirikan," ujar Emon. Saat ini, BEI Riau memiliki 31 galeri investasi yang tersebar di berbagai lokasi, termasuk 22 GI kampus, 3 GI edukasi, 5 GI desa, dan 1 GI kafe.
Selain itu, BEI Riau sedang menyiapkan tambahan lima galeri investasi baru yang diharapkan rampung pada tahun ini. "Satu di antaranya sudah dalam tahap finalisasi. Jika terealisasi, maka total galeri investasi di Riau akan menjadi 32 unit," jelasnya.
Program Edukasi dan Sosialisasi Pasar Modal
Untuk memperkuat jaringan edukasi publik, BEI Riau juga memperluas keikutsertaan para Duta Pasar Modal (DPM). Saat ini, terdapat 90 DPM yang bertugas mengenalkan investasi saham ke berbagai lapisan masyarakat. Para DPM ini aktif menggelar sosialisasi di kampus, sekolah, dan komunitas.
Beberapa program edukasi yang dilakukan meliputi:
- Pelatihan dan seminar mengenai dasar-dasar investasi saham
- Sosialisasi manfaat pasar modal bagi masyarakat umum
- Kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat
Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat tentang investasi dan membangun kesadaran pentingnya berinvestasi sejak dini.
Capital Market Summit Expo (CMSE) 2025
Sebagai bagian dari upaya memperluas literasi pasar modal nasional, BEI akan menggelar Capital Market Summit Expo (CMSE) 2025 pada 17 hingga 18 Oktober mendatang. Tema yang diusung adalah "Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang."
Dalam ajang tersebut, akan diadakan enam seminar nasional yang menghadirkan berbagai tokoh muda di bidang investasi, termasuk Nyctagina dan El Rumi. Mereka akan berbagi pengalaman mengenai pentingnya berinvestasi sejak dini dan bagaimana pasar modal bisa menjadi sarana untuk meraih peluang finansial.