BEI Umumkan 70 Emiten Berpotensi Delisting, Termasuk WSKT, WIKA, dan PPRO

admin.aiotrade 30 Des 2025 4 menit 13x dilihat
BEI Umumkan 70 Emiten Berpotensi Delisting, Termasuk WSKT, WIKA, dan PPRO

Pengumuman Bursa Efek Indonesia tentang Potensi Delisting 70 Emiten

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan adanya 70 emiten yang berpotensi akan didelisting atau dihapus pencatatan sahamnya dari pasar modal Indonesia. Di antara daftar tersebut, terdapat beberapa perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT PP Properti Tbk (PPRO). Pengumuman ini dikeluarkan melalui Pengumuman Bursa Nomor Peng-00003/BEI.PLP/12-2025 yang dirilis pada Desember 2025.

Menurut Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Adi Pratomo Aryanto, pengumuman tersebut merujuk pada kondisi perusahaan tercatat yang telah mengalami suspensi efek selama enam bulan atau lebih. Hal ini menjadi salah satu dasar untuk melakukan delisting. Adi menjelaskan bahwa kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Bursa Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beberapa alasan yang dapat memicu delisting antara lain jika perusahaan tercatat mengalami kondisi atau peristiwa signifikan yang berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha, tidak memenuhi persyaratan pencatatan, atau sahamnya mengalami suspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, maupun di seluruh pasar, paling kurang selama 24 bulan terakhir.

Selain itu, Peraturan Bursa Nomor I-N juga menyebutkan bahwa apabila saham suatu perusahaan tercatat telah mengalami suspensi selama enam bulan berturut-turut, Bursa wajib menyampaikan pemberitahuan kepada publik mengenai potensi delisting melalui pengumuman resmi. Pengumuman tersebut disampaikan secara berkala setiap bulan Juni dan Desember hingga suspensi dicabut atau delisting dilakukan.

Hingga 30 Desember 2025, BEI menyatakan bahwa terdapat puluhan perusahaan tercatat yang sahamnya telah mengalami suspensi selama enam bulan atau lebih. Emiten-emiten tersebut berasal dari berbagai sektor, seperti industri dasar, properti dan real estat, energi, siklikal, bukan siklikal, teknologi, infrastruktur, hingga keuangan. Lama suspensi yang dialami pun bervariasi, mulai dari enam bulan hingga lebih dari 80 bulan.

Bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perseroan, BEI menyarankan untuk menghubungi sekretaris perusahaan masing-masing. Informasi mengenai profil perseroan beserta keterbukaan informasi terakhir dapat dilihat di situs web bursa melalui tautan https://www.idx.co.id/id/perusahaan-tercatat/profil-perusahaan-tercatat.

Berikut adalah daftar 70 emiten yang berpotensi delisting oleh BEI:

  • PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI)
  • PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)
  • PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)
  • PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS)
  • PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA)
  • PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)
  • PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
  • PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)
  • PT Cowell Development Tbk (COWL)
  • PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI)
  • PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL)
  • PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK)
  • PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
  • PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
  • PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW)
  • PT Aksara Global Development Tbk (GAMA)
  • PT Golden Plantation Tbk (GOLL)
  • PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)
  • PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)
  • PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)
  • PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP)
  • PT Indofarma Tbk (INAF)
  • PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE)
  • PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY)
  • PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU)
  • PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
  • PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP)
  • PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS)
  • PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH)
  • PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA)
  • PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP)
  • PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI)
  • PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT)
  • PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA)
  • PT Metro Realty Tbk (MTSM)
  • PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)
  • PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)
  • PT Polaris Investama Tbk (PLAS)
  • PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN)
  • PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL)
  • PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)
  • PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA)
  • PT PP Properti Tbk (PPRO)
  • PT Master Print Tbk (PTMR)
  • PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)
  • PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)
  • PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK)
  • PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT)
  • PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)
  • PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB)
  • PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
  • PT SMR Utama Tbk (SMRU)
  • PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)
  • PT Sugih Energy Tbk (SUGI)
  • PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR)
  • PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM)
  • PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)
  • PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE)
  • PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA)
  • PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK)
  • PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS)
  • PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS)
  • PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM)
  • PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL)
  • PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO)
  • PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT)
  • PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO)
  • PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
  • PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP)
  • PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan