
Mengganti oli mesin secara berkala adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kinerja dan keawetan mesin kendaraan. Oli mesin berperan sebagai pelumas yang membantu mengurangi gesekan antar komponen dalam mesin. Jika tidak diganti secara teratur, maka akan berdampak pada kerusakan internal mesin dan memperpendek usia pakai kendaraan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Di pasar Indonesia, banyak sekali merek oli mesin yang tersedia, mulai dari merek lokal hingga internasional. Ketersediaan yang beragam ini bisa membuat konsumen bingung dalam memilih produk yang tepat. Namun, ada satu pertanyaan yang sering muncul: apakah oli mesin yang sudah lama disimpan bisa dikatakan basi atau kedaluwarsa?
Menurut Mulianto, Senior Analyst PCO & Specialties Pertamina Lubricant, oli mesin tidak memiliki tanggal kedaluwarsa seperti produk makanan atau minuman. "Oli mesin itu sebenarnya enggak ada tanggal kedaluwarsa, dan enggak bisa juga kedaluwarsa," jelasnya.

Meskipun demikian, ia menekankan bahwa kondisi penyimpanan oli mesin sangat penting. "Namun penting perhatikan, oli mesin harus dalam kondisi tertutup rapat dan tidak ditempatkan langsung di bawah sinar matahari atau kehujanan," tambahnya.
Jika oli mesin disimpan di ruangan dengan suhu stabil dan tertutup rapat, maka kemungkinan besar oli tersebut masih layak digunakan. Namun, jika terpapar langsung oleh sinar matahari atau hujan, maka ada risiko uap air dan senyawa lain masuk ke dalam oli. "Ya kalau kondisi begini oli mesin sudah tidak bisa digunakan lagi," jelasnya.
Selain itu, penggunaan oli mesin yang telah terpapar lingkungan yang tidak ideal dapat menyebabkan pelumasan yang tidak optimal. "Bagusnya juga tempatkan oli mesin dengan alas seperti kardus atau kayu, jangan terkena langsung dengan lantai dikhawatirkan ada kondensasi," ujarnya lagi.
Untuk oli mesin yang sudah lama disimpan, sebaiknya dilakukan sedikit pengocokan sebelum digunakan. "Ya dikocok saja di dalam botol sebelum dituang, ini agar aditif dan base oil tetap tercampur dengan baik," tutup Mulianto.