Bencana Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Indramayu

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Bencana Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Indramayu
Bencana Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Indramayu

Cuaca Ekstrem Melanda Indramayu, 74 Rumah Rusak dan Satu Orang Tewas

Pada Jumat, 24 Oktober 2025 sore sekitar pukul 15.00 WIB, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan butiran es. Fenomena tersebut menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah warga serta menelan satu korban jiwa.

Hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Kroya. Selain deras, hujan juga disertai butiran es kecil dan hembusan angin kencang yang berlangsung selama sekitar 30 menit. Akibatnya, beberapa desa di wilayah tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu, total ada 74 rumah yang terdampak. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, menjelaskan bahwa kerusakan paling parah terjadi di Desa Sukamelang.

Di Desa Sukamelang, 10 rumah rusak berat dan 40 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin kencang. Sementara itu, di Desa Kroya, lima rumah dilaporkan rusak berat dan 15 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Di Desa Sumbon, Temiyang, dan Jayamulya masing-masing terdapat satu rumah warga yang rusak ringan.

Meski kerusakan tidak terlalu besar, warga tetap diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. “Bencana ini juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Korban bernama Tarmin (71), warga Desa Sukamelang Blok Bogor,” ujar Oce Iskandar saat dikonfirmasi, Jumat malam.

Menurut Oce, korban meninggal dunia karena tertimpa atap rumahnya sendiri yang ambruk saat hujan disertai angin kencang terjadi. Saat kejadian, korban sedang beristirahat dalam kondisi sakit. BPBD Indramayu langsung melakukan kaji cepat di lapangan setelah menerima laporan dari warga. Petugas bersama aparat desa dan relawan mengevakuasi puing-puing bangunan serta membantu warga yang rumahnya rusak.

Oce menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, dan perangkat desa untuk penanganan darurat bencana. Warga yang rumahnya mengalami rusak berat sementara ini mengungsi ke rumah kerabat.

Pada malam harinya, kondisi cuaca di wilayah Kroya dan sekitarnya sudah berangsur reda. Namun, BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan deras dan angin kencang yang masih bisa terjadi beberapa hari ke depan.

“Para korban saat ini membutuhkan bantuan darurat seperti terpal, alat kebersihan, selimut, serta makanan cepat saji,” ujar Oce. Ia juga menyebut pihaknya memprioritaskan dukungan psikososial bagi keluarga korban meninggal dunia.

Danramil Gabuswetan membenarkan bahwa korban Tarmin meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan atap rumah. “Saat hujan deras turun, atap rumah korban roboh. Korban dalam kondisi sakit sehingga tidak sempat menyelamatkan diri,” jelasnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak. Mereka juga meminta adanya langkah antisipasi dini dari BPBD guna mengurangi risiko bencana serupa.

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah pantura Jawa Barat, termasuk Indramayu. Warga diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan