
CEO Frank-Steffen Walliser mengonfirmasi bahwa perusahaan akan terus memproduksi mesin pembakaran. Sebelumnya, Bentley sangat optimis dengan elektrifikasi, meluncurkan konsep EXP 100 pada tahun 2019 dan berjanji untuk menggunakan mobil listrik sepenuhnya pada akhir dekade ini. Namun, baru-baru ini, seiring dengan berkurangnya antusiasme global terhadap mobil listrik, merek ini memperlambat rencananya—sekarang menargetkan tahun 2035 dan seterusnya. Bahkan, Bentley bahkan bersiap untuk meluncurkan model bertenaga pembakaran baru dalam waktu dekat.
Dalam sebuah konferensi pers virtual baru-baru ini, CEO Frank-Steffen Walliser mengonfirmasi bahwa perusahaannya sedang mengembangkan kendaraan berbahan bakar baru. Dia menekankan bahwa sementara model listrik—seperti Urban SUV yang akan datang—masih dalam tahap pengembangan, mesin gas tradisional akan terus berperan di masa mendatang. "Kami ingin terus memuaskan pelanggan dengan pilihan powertrain... Kita akan melihat ICE Bentley lainnya sebelum akhir tahun." Hal ini sejalan dengan laporan dari bulan September, ketika Walliser menyatakan bahwa Bentley akan terus berinvestasi pada kendaraan bertenaga pembakaran untuk beberapa tahun ke depan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Model-model yang ada saat ini—seperti Continental GT, Flying Spur, dan Bentayga SUV—akan tetap menggunakan mesin bensin bersama dengan plug-in hybrid (PHEV) dan pada akhirnya, opsi listrik sepenuhnya (BEV) untuk varian tertentu.

Kami telah melihat teaser dari Continental GT Supersports yang akan datang, yang mungkin merupakan model pembakaran yang dimaksud Walliser. Rumornya, versi performa tinggi dari Continental GT ini akan meninggalkan sistem hibrida dan beralih ke mesin bensin murni yang hanya menggerakkan roda belakang. Kita harus belajar lebih banyak tentang rencana masa depan Bentley dalam beberapa bulan mendatang.
Perubahan Strategi Elektrifikasi
Bentley awalnya memiliki visi ambisius untuk menjadi merek premium yang sepenuhnya berbasis listrik. Konsep EXP 100 yang diluncurkan pada 2019 menjadi bukti komitmen mereka terhadap transformasi energi. Namun, situasi pasar yang berubah membuat perusahaan harus meninjau kembali strategi mereka. Keberhasilan mobil listrik tidak selalu secepat yang diharapkan, dan permintaan pasar mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hal ini memicu keputusan untuk memperlambat rencana elektrifikasi dan tetap mempertahankan mesin pembakaran.
Kebutuhan Pelanggan yang Beragam
Perusahaan menyadari bahwa pelanggan mereka memiliki preferensi yang berbeda-beda. Beberapa pelanggan masih memilih mobil dengan mesin bensin karena alasan seperti daya tahan, pengalaman berkendara, atau kebiasaan. Oleh karena itu, Bentley memutuskan untuk tetap menawarkan pilihan mesin bensin, termasuk model baru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Dengan demikian, perusahaan dapat tetap memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam tanpa mengorbankan inovasi teknologi.
Pembaruan Teknologi dan Desain
Salah satu model yang akan diperkenalkan adalah Continental GT Supersports. Model ini disebut-sebut akan menjadi salah satu contoh dari kebijakan baru perusahaan. Versi performa tinggi dari Continental GT ini akan menggunakan mesin bensin murni, bukan sistem hibrida. Ini menunjukkan bahwa Bentley tetap fokus pada pengembangan mobil dengan performa tinggi, yang sering kali dianggap sebagai ciri khas merek tersebut.
Masa Depan Bentley
Meskipun Bentley mengalihkan fokusnya sedikit dari elektrifikasi, perusahaan tetap berkomitmen untuk mengembangkan model listrik. Urban SUV yang akan datang adalah salah satu contoh dari proyek tersebut. Meski begitu, keputusan untuk tetap memproduksi mesin bensin menunjukkan bahwa Bentley ingin tetap relevan di pasar otomotif yang terus berkembang. Dengan kombinasi antara teknologi listrik dan mesin bensin, Bentley berharap dapat memenuhi harapan pelanggan di masa depan.
Tantangan dan Peluang
Masa depan Bentley penuh tantangan, tetapi juga penuh peluang. Perusahaan harus menyeimbangkan antara kebutuhan pasar yang berubah dan komitmen terhadap inovasi. Dengan tetap memproduksi mesin bensin dan mengembangkan mobil listrik, Bentley berpotensi menjadi salah satu merek yang mampu bertahan dalam industri otomotif yang semakin kompetitif. Dalam beberapa bulan mendatang, kita akan melihat lebih banyak detail tentang rencana jangka panjang Bentley dan bagaimana mereka akan menghadapi tantangan di masa depan.