Berapa Uang yang Diberi Shella Saukia untuk Safitri yang Diceraikan Suami Lulus PPPK

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Berapa Uang yang Diberi Shella Saukia untuk Safitri yang Diceraikan Suami Lulus PPPK

Kisah Safitri: Diceraikan Suami Jelang Pelantikan, Diberi Uang dan Hadiah oleh Shella Saukia

Melda Safitri, seorang ibu rumah tangga di Aceh Selatan, kini menjadi sorotan setelah mengungkap kisah tragisnya dalam pernikahannya. Ia diceraikan suaminya tepat dua hari sebelum sang suami dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 17 Agustus 2025. Kekinian, Safitri mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk bantuan finansial dan hadiah dari Shella Saukia.

Uang Segepok dan Hadiah yang Diberikan Shella Saukia

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Safitri menerima uang tunai senilai Rp50 juta dari Shella Saukia. Selain itu, ia juga diberi sebuah ponsel. Uang tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan untuk membantu Safitri memulai usaha baru.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Alhamdulillah Sella Saukia kasih cash uang Rp50 juta,” tulis Rita Sugiarti, rekan dan manajer Safitri, dalam unggahan Facebook-nya.

Shella Saukia juga memberikan perlengkapan make-up dan mempercantik Safitri. Hal ini terlihat dalam unggahan Instagram Safitri, yang menampilkan momen kebersihannya setelah di-make up oleh Shella Saukia.

Safitri pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Shella Saukia. “Alhamdulillah terima kasih kak @shellasaukiaofficial,” tulisnya.

Tangis Haru Saat Menerima Bantuan

Saat menerima bantuan dari Shella Saukia, Safitri tak bisa menahan air mata. Ia mengaku belum pernah memegang uang sebanyak itu sebelumnya.

“Gak pernah pegang uang sebanyak ini kak,” kata Safitri sambil menangis.

Shella Saukia juga menangis haru saat memeluk Safitri. Ia berpesan agar Safitri menggunakan uang tersebut untuk membuka usaha dan menjual kosmetik.

“Ini untuk kakak cari rezeki, jual kosmetik lagi, ini rezeki kakak,” kata Shella Saukia.

Kehidupan Safitri Setelah Perceraian

Sebelum perceraian, Safitri rela membelikan atribut korpri suaminya dari hasil jualannya. Namun, tak disangka, ia justru diceraikan suaminya.

Kini, Safitri tinggal di rumah orang tuanya di Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, bersama dua anaknya. Hingga Oktober ini, ia bertahan dengan menjual gorengan dan minuman seribu rupiah di depan rumah.

Dari hasil penjualan tersebut, Safitri mampu menghidupi kedua anaknya yang masih kecil.

Awal Perceraian yang Menyakitkan

Awal kisah perceraian Safitri bermula dari pertengkaran kecil di rumah. Suaminya marah karena tidak menemukan lauk di meja makan. Pertengkaran ini terjadi tiga hari sebelum sang suami menerima SK PPPK.

Safitri mengungkap bahwa ia membelikan baju korpri suaminya dari hasil jualan sayur. Namun, suaminya justru menceraikannya.

“Dia langsung bilang ke saya, kamu Fitri saya ceraikan 1, 2, 3 lalu dia pergi membawa bajunya,” ungkap Safitri.

Kekecewaan dan Harapan yang Pupus

Safitri menegaskan bahwa suaminya menceraikannya bukan semata karena pertengkaran, melainkan karena ingin jabatan. Ia merasa kecewa karena harapan untuk dibantu secara ekonomi pupus.

“Begitu dikasih Allah rezeki, dia malah ceraikan saya. Kalau memang mau cerai, kenapa tidak dari dulu,” tuturnya dengan nada kecewa.

Ia juga mengungkap bahwa dirinya sudah sejak jauh hari membantu menyiapkan pakaian dan atribut Korpri untuk pelantikan suaminya. Semua perlengkapan itu dibeli dari hasil jualan cabai dan sayuran di pasar.

Pesan Mendalam dari Safitri

Dalam unggahan lainnya, Safitri menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menghargai wanita yang selama ini menemani masa berjuang.

“Tepat di tanggal 15 Agustus 2025 saya diceraikan, dan 17 Agustus 2025 dia menerima SK. Tuan yang terhormat, tidaklah harta, pangkat, jabatan dibawa mati. Tapi hargailah wanita yang selama ini menemanimu dari nol hingga mengantarkanmu ke jalan kesuksesan, walaupun dibalas dengan perceraian,” ujarnya.

Safitri juga menegaskan bahwa ia tidak malu meski harus kembali ke rumah orang tuanya bersama dua anaknya. Ia justru merasa lega telah berjuang sekuat tenaga demi keluarganya.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan