
Kebakaran Besar Merengut 10 Kios di Aceh Tenggara
Pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, terjadi kebakaran besar yang melibatkan 10 kios di Desa Lawe Rutung, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara. Kejadian ini menimbulkan kerusakan yang cukup parah pada bangunan-bangunan tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah pemilik kios mengalami kerugian materi yang signifikan. Menurut informasi dari Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi ST MM, semua kios yang terbakar mengalami kerusakan berat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Korban yang terdampak kebakaran antara lain: * Sri Ismiati (37 tahun) * Lela (44 tahun) * Nani (57 tahun) * Juanda (48 tahun) * Marlon (54 tahun) * Jon (45 tahun) * Habib (45 tahun) * Misda (28 tahun) * Hayati (32 tahun) * Jon (45 tahun)
Kebakaran diketahui setelah petugas Damkar BPBD Aceh Tenggara menerima laporan dari warga tentang kejadian kebakaran di Pasar Terpadu (Pajak Pagi) di Desa Lawe Rutung. Petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan mengerahkan 9 mobil pemadam kebakaran.
Menurut penjelasan dari Kalaksa BPBD, api berasal dari belakang kios yang saat itu sedang tidak ditempati oleh pemiliknya. Warga setempat kemudian memberi tahu orang-orang sekitar untuk membantu memadamkan api.
Petugas Damkar bersama dengan bantuan warga masyarakat serta personel TNI dan Polri berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 23.45 WIB. Proses pemadaman membutuhkan usaha yang cukup intensif karena api telah menjilat bangunan secara luas.
Saat ini penyebab pasti dari kebakaran masih dalam penyelidikan oleh aparat kepolisian setempat. Mereka sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui sumber api dan alasan kejadian tersebut.
Dampak dan Tanggapan dari Pihak Berwenang
Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, terutama para pemilik kios yang mengandalkan tempat tersebut sebagai sumber penghasilan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material yang dialami sangat besar, terutama bagi mereka yang belum memiliki perlindungan asuransi atau dana darurat.
Pihak BPBD Aceh Tenggara juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keamanan lingkungan. Mereka menyarankan agar warga rutin melakukan pemeriksaan alat listrik dan gas, serta memastikan bahwa tidak ada benda mudah terbakar di sekitar bangunan.
Selain itu, pihak BPBD juga akan terus memantau situasi di lokasi kejadian dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan. Mereka juga berharap adanya kolaborasi antara masyarakat dan instansi terkait dalam mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.