
Peristiwa Longsor di Jembatan Cikaleho Ganggu Akses Lalu Lintas
Sebuah peristiwa longsor terjadi di Jembatan Cikaleho, yang terletak di Desa Buniseri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Kejadian ini mengganggu akses lalu lintas di Jalan Nasional yang menjadi penghubung antara Ciamis dan Cirebon. Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari, tepatnya sekitar pukul 04.00 WIB pada Sabtu (8/11/2025).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, setengah dari badan jalan di atas jembatan amblas, sehingga kendaraan hanya bisa melintas secara bergantian dari dua arah. Hal ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugas gabungan dari BPBD, PJN (Pemeliharaan Jalan Nasional), dan Dinas Perhubungan Ciamis sudah tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan awal.
“Tim kami sudah melakukan pengecekan di lapangan. Longsoran cukup parah karena hampir memakan setengah badan jalan. Saat ini sudah dipasang tanda peringatan agar pengguna jalan berhati-hati,” ujar Ani.
Menurut Ani, longsoran di jembatan tersebut diduga disebabkan oleh tergerusnya air sungai di bawahnya. Hal ini diperparah dengan intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Ciamis selama beberapa hari terakhir.
BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara yang melintas di jalur nasional arah Ciamis–Cirebon maupun Cirebon–Ciamis, untuk menurunkan kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melewati lokasi kejadian.
“Kami minta pengguna jalan berhati-hati, karena kondisi jembatan masih labil dan rawan longsor susulan,” tambah Ani.
Tindakan yang Dilakukan Petugas
Petugas gabungan telah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi situasi ini. Selain melakukan pengecekan langsung di lokasi, mereka juga memasang tanda peringatan agar pengguna jalan dapat lebih waspada. Tanda peringatan tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jembatan yang belum stabil.
Selain itu, petugas juga sedang melakukan evaluasi terhadap kerusakan yang terjadi. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah jembatan tersebut masih layak digunakan atau perlu dilakukan perbaikan besar-besaran.
Kondisi Cuaca yang Mempengaruhi
Cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu faktor utama dalam kejadian ini. Hujan deras yang terus-menerus mengguyur wilayah Ciamis dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya erosi pada tanah di sekitar jembatan. Hal ini menyebabkan struktur jembatan menjadi tidak stabil dan akhirnya mengalami longsoran.
Rekomendasi untuk Pengguna Jalan
Masyarakat dan pengemudi yang sering melintasi jalur tersebut diminta untuk tetap waspada. Meskipun jembatan masih bisa dilewati, kondisinya sangat rentan terhadap longsoran susulan. Oleh karena itu, pengemudi diminta untuk tidak melewati jembatan dengan kecepatan tinggi dan tetap memperhatikan kondisi jalan.
Proses Pemulihan
Dalam waktu dekat, pihak berwenang akan melakukan survei lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi. Jika diperlukan, rencana pemulihan dan perbaikan jembatan akan segera dilakukan. Proses ini diharapkan dapat selesai dalam waktu singkat agar akses lalu lintas kembali normal.