Berita Terkini Kotim, Pria Tersetrum Listrik di Sampit, Kasus Dugaan Penggelapan Dana BUMDes

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Berita Terkini Kotim, Pria Tersetrum Listrik di Sampit, Kasus Dugaan Penggelapan Dana BUMDes

Wabup Kotim Minta Perangkat Daerah Percepat Serapan Anggaran


Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati mengungkapkan kekhawatiran terhadap rendahnya serapan anggaran APBD 2025 hingga triwulan keempat atau Oktober 2025. Hanya sebesar 56,06 persen dari total anggaran yang telah dialokasikan berhasil terserap. Dari total anggaran sebesar Rp 2,385 triliun, hanya sekitar Rp 1,337 triliun yang sudah digunakan.

Irawati menekankan pentingnya mempercepat realisasi anggaran dan memperkuat koordinasi antar-perangkat daerah. Menurutnya, hal ini menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Rapat evaluasi ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga menjadi wadah penting untuk mengukur sejauh mana program pembangunan sudah berjalan dan apa saja kendala yang masih perlu kita selesaikan bersama,” ujar Irawati saat memberikan arahan kepada para perangkat daerah.

Kasus Penggelapan Dana BUMDes Lampuyang


Wabup Kotim Irawati baru mengetahui adanya dugaan penggelapan dana sebesar Rp 800 juta oleh Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit. Dirinya menegaskan agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kasus tersebut. Saat ini, ketua BUMDes Lampuyang dikabarkan menghilang tanpa kabar.

Pihak pemkab akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Desa untuk menyelesaikan masalah ini. Kasus ini berawal dari kerja sama antara BUMDes Lampuyang dengan Bulog dalam membeli gabah hasil panen petani. Namun, setelah dana penjualan seluruhnya ditransfer oleh Bulog, ketua BUMDes MA justru menghilang.

“Irwan tidak bisa menemukan ketua BUMDes Lampuyang dan tidak tahu alamatnya,” kata Irawati saat diwawancarai awak media.

Insiden Kesetrum Listrik Saat Perbaiki Reklame


Seorang pria di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, mengalami luka bakar serius setelah tersengat listrik saat memperbaiki papan reklame Jalan MT Haryono. Kejadian ini terjadi pada Selasa (11/11/2025) pagi. Korban tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan diduga terlalu dekat dengan kabel listrik tegangan tinggi.

Akibatnya, korban tersengat arus listrik kuat hingga tubuhnya kaku dan menempel pada rangka besi reklame. Ia sempat teriak minta tolong dan akhirnya dievakuasi. Kini korban sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Murjani Sampit.

Bulog Kotim Tunggu Itikad Baik Ketua BUMDes Lampuyang


Pihak Bulog Kotim menyatakan bahwa hingga saat ini mereka belum menganggap kasus dugaan penggelapan dana hasil penjualan gabah senilai sekitar Rp 800 juta sebagai kerugian. Hal ini disebabkan karena perjanjian kerja sama antara Bulog dan BUMDes Lampuyang masih berlaku hingga 30 November 2025.

Asisten Manager Bulog Kotim, Wanto, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu itikad baik dari pengurus BUMDes Lampuyang. “Kami masih menunggu sampai batas waktu perjanjian, yaitu 30 November. Jadi selama itu belum lewat, kami anggap belum ada kerugian. Siapa tahu dalam waktu dekat pihak BUMDes atau pengurusnya menyelesaikan kewajibannya,” ujarnya.

Penutup

Beberapa isu yang muncul dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan. Mulai dari serapan anggaran yang masih rendah hingga kasus penggelapan dana dan insiden kesetrum listrik, semuanya membutuhkan perhatian serius dan tindakan cepat dari semua pihak terkait. Dengan koordinasi yang baik dan komitmen yang kuat, diharapkan masalah-masalah ini dapat segera terselesaikan dan tidak mengganggu proses pembangunan yang lebih baik di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan