BERITA TERKINI: Rumah Warga Muara Rapak Balikpapan Roboh Ditiup Angin, 2 Orang Tewas

admin.aiotrade 19 Okt 2025 2 menit 11x dilihat
BERITA TERKINI: Rumah Warga Muara Rapak Balikpapan Roboh Ditiup Angin, 2 Orang Tewas
BERITA TERKINI: Rumah Warga Muara Rapak Balikpapan Roboh Ditiup Angin, 2 Orang Tewas

Peristiwa Rumah Ambruk Akibat Hujan Deras di Balikpapan

Pada dini hari Minggu (19/10/2025), Kota Balikpapan diguyur hujan deras disertai angin kencang yang memicu kejadian tak terduga di kawasan Batu Butok, RT 60 Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara. Kejadian tersebut menyebabkan sebuah rumah warga ambruk sekitar pukul 02.00 Wita, menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peristiwa dimulai dengan suara keras dari arah lereng yang membangunkan warga sekitar. Beberapa menit kemudian, mereka mendapati satu rumah sudah rata dengan tanah. Dalam kondisi gelap dan hujan, warga berupaya menyingkirkan puing-puing kayu dan atap rumah yang roboh. Mereka bekerja sama untuk mencari korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.

"Kami langsung melapor karena terdengar suara seperti tanah longsor," ujar seorang warga setempat. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali, membenarkan adanya laporan bangunan roboh tersebut. Setelah menerima laporan, tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban. "Begitu laporan diterima, tim langsung kami turunkan untuk melakukan pencarian dan penanganan darurat," jelasnya.

Dalam proses penyelidikan, dua penghuni rumah bernama Lela (43) dan Amanda Putri (15) ditemukan meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, Indriani Saila (18) dan Maulina (8) mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Petugas gabungan dari TRC PB, Sektor Gunung Samarinda, dan Sektor Balikpapan Barat turut bekerja sama dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, Satpol PP, relawan, serta warga setempat untuk mengevakuasi korban dan membersihkan reruntuhan bangunan.

Usman menjelaskan bahwa penyebab pasti robohnya rumah masih dalam penyelidikan. Namun, warga setempat tidak menampik bahwa kondisi tanah di kawasan Muara Rapak tergolong labil dan rawan longsor saat curah hujan tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.

Adapun lokasi kejadian kini telah terpasang garis polisi. Garis polisi membentang mengelilingi area reruntuhan untuk mengamankan lokasi sekaligus memastikan proses penyelidikan berjalan aman.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan