Berita Terkini, Truk Dump Terguling di Seberang DPRD Demak, Jalanan Semarang-Demak Macet

admin.aiotrade 16 Des 2025 4 menit 12x dilihat
Berita Terkini, Truk Dump Terguling di Seberang DPRD Demak, Jalanan Semarang-Demak Macet

Kecelakaan Tunggal Truk Dump di Demak

Pada Selasa (16/12/2025) malam, terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan truk dump di seberang kantor DPRD Demak, Jawa Tengah. Akibat peristiwa ini, lalu lintas antara Semarang dan Demak mengalami kemacetan parah. Selain itu, kemacetan juga terjadi di wilayah tersebut karena adanya perbaikan jalan.

"Macet sejak pagi, contraflow Semarang-Demak jadi macet dua sisi," ujar Taufik, pengendara mobil yang mengalami kemacetan tersebut. Kondisi lalu lintas yang tidak lancar membuat para pengguna jalan kesulitan dalam berpergian.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Jalur Tengkorak di Jalan Soekarno-Hatta

Selain di Demak, Jalan Soekarno-Hatta Km 32, kawasan Merakmati, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai jalur tengkorak yang sering menjadi tempat kecelakaan. Di lokasi ini, banyak kendaraan besar seperti truk sering kali mengalami masalah pada sistem pengereman, sehingga menyebabkan kecelakaan.

Menjelang tengah malam, Sriyati, seorang penjual nasi goreng kaki lima, mulai membersihkan wajan dan piring di gerobaknya. Ia tinggal di Jalan Soekarno-Hatta Km 32, kawasan Merakmati, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Sejak siang hingga larut malam, ia berjualan di jalur utama Semarang–Solo yang dikenal padat sekaligus rawan kecelakaan, terutama kendaraan besar.

Api kompor mulai dikecilkan, sementara jalan raya di depannya masih ramai oleh kendaraan yang baru kembali mengalir. Perempuan 63 tahun itu belum sepenuhnya lupa tentang peristiwa yang baru saja terjadi tepat di hadapannya. Sebuah truk tronton menabrak dan menyeret mobil SUV hingga ringsek parah.

“Malam ini ada kecelakaan lagi. Mobil kecil ringsek parah ditabrak truk,” ujar Sriyati kepada aiotrade, Senin (15/12/2025). Dia tidak sempat menyaksikan langsung kecelakaan itu. Namun dia sadar bagaimana sebuah truk tronton Fuso tanpa muatan menyeret mobil Honda CR-V sejauh sekira 25 meter.

Kecelakaan itu membuat arus lalu lintas macet panjang hingga kawasan Dusun Semilir. Lampu kendaraan mengular, klakson bersahutan, dan warga sekitar berkerumun menyaksikan kejadian.

Bagi Sriyati, kecelakaan bukanlah hal baru. Dia sudah bertahun-tahun berjualan di lokasi tersebut, bahkan sejak pabrik di sekitar jalan itu belum berdiri. “Saya jualan di sini sudah lama, dari dulu sebelum pabrik ini ada. Di sini sering sekali kecelakaan, kebanyakan truk rem blong,” jelas dia.

Meski menyimpan rasa takut, Sriyati tetap bertahan. Bagi dia, lokasi tersebut adalah sumber penghidupan yang sudah menjadi aktivitas kesehariannya. “Takut juga jualan di sini, apalagi kalau hujan, saya minggir buat berteduh. Karena sudah di sini dan laris, ya tetap berjualan meski khawatir,” ungkap dia.

Tronton Tabrak Honda CR-V

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi di jalur utama Solo–Semarang, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta Km 32, kawasan Merakmati, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (15/12/2025) malam. Truk tronton Fuso tanpa muatan menabrak dan menyeret mobil Honda CR-V sejauh sekira 25 meter hingga ringsek parah.

Kecelakaan itu pun sempat memicu ketersendatan arus menuju arah Semarang. Bodi mobil CR-V tampak rusak berat dan ringsek setelah terhimpit truk dan median jalan. Kepadatan terjadi hingga kawasan Dusun Semilir.

Kecelakaan diduga dipicu oleh gangguan pada sistem pengereman truk. Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, semula truk Fuso berpelat P 8031 UR yang dikemudikan Rahmat (39), warga Probolinggo, Jawa Timur itu melaju dari arah Surakarta menuju Semarang.

“Truk diduga mengalami gangguan rem dan menabrak kendaraan di depannya.” Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pengemudi truk telah diamankan, sementara pengemudi mobil mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke RS Ken Saras untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Kaposlantas Ambarawa, Ipda Henry Bagus mengatakan, truk menabrak CR-V berpelat KT 1316 KQ yang dikemudikan Teguh (46), warga Kota Salatiga. Kendaraan tersebut sedang berhenti di lajur kanan untuk berputar arah ke Surakarta atau Salatiga.

“Karena kondisi lalu lintas ramai dan jarak sudah dekat, truk akhirnya menabrak mobil hingga terseret sekira 25 meter,” jelas Ipda Henry.

Rahmat, sopir truk mengaku dirinya sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Semarang untuk mengambil muatan. Dia menyebut, rem truk mulai terasa blong saat melintasi turunan dari arah Harjosari.

“Saat di turunan, rem sudah terasa blong. Mobil yang saya tabrak posisinya di lajur kanan. Saya menyetir sendiri,” kata Rahmat.

Polisi telah melakukan penanganan di lokasi dengan menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Sekira pukul 20.00, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dari badan jalan. Setelah itu, hingga menjelang tengah malam, arus lalu lintas di jalur Solo–Semarang kawasan Bawen telah kembali normal setelah proses evakuasi selesai.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan