Bersama CT Arsa Foundation, AirNav Indonesia Berikan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Bersama CT Arsa Foundation, AirNav Indonesia Berikan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

SURABAYA, aiotrade
AirNav Indonesia kembali memperkuat perannya dalam membangun sumber daya manusia berkualitas di sektor transportasi udara. Dalam kerja sama dengan Yayasan CT Arsa Foundation, lembaga penyedia layanan navigasi penerbangan nasional ini mengumumkan pembukaan program beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi dari SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sumatera Utara.

Momen penting ini ditandai dengan pelantikan para penerima Beasiswa TJSL AirNav Indonesia sebagai taruna Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin (20/10/2025). Acara ini menjadi awal perjalanan mereka menapaki dunia aviasi profesional. Selain itu, acara juga disertai penandatanganan kerja sama antara Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia Didiet K.S. Radityo dan Direktur Transmedia Group Latief Harnoko, sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam membangun masa depan SDM penerbangan Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beasiswa TJSL: Menghapus Hambatan Pendidikan bagi Anak Berprestasi

Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) AirNav Indonesia di bidang pendidikan, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4: Pendidikan Berkualitas. “Tujuannya adalah menghapus hambatan material bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, agar mereka dapat terus melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas belajar,” ujar Didiet K.S. Radityo, Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia.

Lebih lanjut Didiet menegaskan bahwa peran pendidikan di dunia penerbangan tidak hanya mencetak tenaga kerja, tetapi juga membentuk karakter dan tanggung jawab moral. “Pendidikan adalah jantung dari keselamatan penerbangan. Sebagai penyedia layanan navigasi penerbangan, AirNav memiliki tanggung jawab moral untuk turut berperan dalam membangun ekosistem SDM unggul di sektor penerbangan. Di balik teknologi canggih, selalu ada manusia berintegritas yang menjalankannya,” tegasnya.

Investasi Sosial untuk Talenta Aviasi Masa Depan

Dalam keynote speech-nya di Poltekbang Surabaya, Didiet menyebut program ini sebagai investasi sosial jangka panjang, bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. “Program ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tapi investasi sosial jangka panjang untuk mencetak talenta-talenta penerbangan yang kompeten, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

AirNav berharap kolaborasi dengan CT Arsa Foundation dan Poltekbang Surabaya akan menjadi model sinergi berkelanjutan dalam membangun SDM aviasi yang unggul. “Harapan kami, kerja sama ini terus tumbuh menjadi kolaborasi yang berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tambah Didiet.

Sinergi Pendidikan, Lingkungan, dan Kemandirian Ekonomi

Tidak hanya fokus pada beasiswa, AirNav Indonesia juga mendukung berbagai inisiatif pendidikan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan CT Arsa Foundation. Di antaranya melalui pembangunan kolam lele, kebun hidroponik, dan program penghijauan di SMA Unggulan CT Arsa Deli Serdang serta Sukoharjo.

Program tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pendidikan, lingkungan, dan kemandirian ekonomi, yang sejalan dengan nilai keberlanjutan yang diusung AirNav. “Melalui Program TJSL, kami mengupayakan keikutsertaan kami dalam pembentukan generasi yang kelak akan berkontribusi besar pada perkembangan industri penerbangan tanah air di masa depan,” tutup Didiet K.S. Radityo.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan