
Penyelesaian Pembayaran Gaji Petugas Program Makan Bergizi Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) telah memastikan bahwa proses pembayaran gaji bagi para petugas yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan segera rampung dalam waktu dekat. Petugas tersebut terdiri dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), ahli gizi, dan akuntan yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan pernyataan ini di Jakarta pada Selasa, 11 November 2025. Pernyataan ini menjadi tanggapan atas keluhan masyarakat yang ramai di media sosial mengenai keterlambatan pembayaran gaji petugas MBG.
Menurut Nanik, keterlambatan tersebut bukan disebabkan oleh masalah keuangan, melainkan karena adanya kendala teknis administrasi yang sedang diselesaikan oleh pihaknya. Ia menjelaskan bahwa hal ini murni masalah teknis administratif. Jumlah petugas yang harus diverifikasi sangat besar, dan beberapa di antaranya membutuhkan penyesuaian status administrasi.
“Ini murni masalah teknis administratif. Jumlah petugas yang harus kami verifikasi sangat besar dan beberapa di antaranya membutuhkan penyesuaian status administrasi. Kami memastikan proses ini segera tuntas,” ujar Nanik.
Jumlah Petugas yang Terlibat dalam Program MBG
Jumlah petugas yang terlibat dalam program MBG mencapai sekitar 30.000 orang SPPI, ditambah tenaga ahli gizi dan akuntan sesuai kebutuhan di berbagai wilayah. Besarnya jumlah data serta dokumen administrasi yang perlu diverifikasi menyebabkan proses sinkronisasi membutuhkan waktu tambahan.
Lebih lanjut, Nanik menuturkan bahwa penyesuaian administrasi masih berlangsung terutama bagi SPPI Batch III yang belum berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta sebagian tenaga ahli gizi dan akuntan. Sementara untuk SPPI Batch I dan II yang sudah memiliki status PPPK, pembayaran gaji telah berjalan normal tanpa hambatan.
Langkah Percepatan dan Transparansi
BGN memastikan seluruh petugas akan menerima hak mereka secara penuh. Gaji yang sempat tertunda beberapa minggu terakhir akan segera dirapel dan dibayarkan pada pekan ini. “Kami sudah mengarahkan seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar bekerja lebih proaktif dan memastikan tidak ada keterlambatan terulang. Seluruh gaji petugas sedang diproses dan akan dirapel sesuai haknya,” tegasnya.
Sebagai langkah percepatan, BGN juga telah menginstruksikan seluruh unit teknis untuk memperkuat koordinasi dan melakukan pengawasan berlapis di setiap tahapan administrasi. Langkah ini diambil agar proses pembayaran berlangsung transparan, akuntabel, dan tepat waktu.
“Kami mengawal penuh setiap tahapan untuk memastikan seluruh petugas mendapatkan haknya tepat waktu, tanpa ada isu berulang di kemudian hari,” ujarnya.
Pertemuan Teknis dan Koordinasi
Selain mempercepat penyelesaian administrasi, BGN juga menggelar pertemuan teknis lintas unit guna memfinalisasi langkah korektif serta memastikan seluruh proses pembayaran berjalan sesuai prosedur. Di akhir pernyataannya, Nanik menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas lapangan yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.
“Kami sangat menghargai kerja keras para petugas. Mereka adalah elemen kunci keberhasilan program, dan kami bertanggung jawab memastikan hak-hak mereka terpenuhi,” tuturnya.
Melalui langkah percepatan ini, BGN menargetkan seluruh proses pembayaran gaji dapat segera diselesaikan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.