BGN Sosialisasi Aturan MBG untuk Mitra NTT

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 15x dilihat
BGN Sosialisasi Aturan MBG untuk Mitra NTT
BGN Sosialisasi Aturan MBG untuk Mitra NTT

Sosialisasi Aturan MBG untuk Mitra di NTT

Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menggelar sosialisasi aturan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para mitra di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar seluruh mitra memiliki pemahaman yang sama sejak awal pendirian Sekolah Pangan dan Gizi (SPPG) hingga pengelolaan gizi dan petunjuk teknis lainnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di Kota Kupang, pada tanggal 6 hingga 7 November 2025. Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi dari BGN, Prof Sitti Aida Adha Taridala menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh BGN. Hal ini penting untuk memastikan semua mitra dapat melaksanakan tugas mereka sesuai dengan standar yang ditetapkan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tujuan Sosialisasi

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh mitra memiliki kesamaan pemahaman sejak awal proses pendirian SPPG hingga pengelolaan gizi dan petunjuk teknis lainnya. Dengan demikian, kekeliruan atau kesalahan dalam pelaksanaan program dapat diminimalkan.

Menurut Prof Sitti, regulasi yang telah ditetapkan oleh BGN harus dipatuhi dan diterapkan oleh semua mitra, termasuk yayasan dan ahli gizi serta tenaga lainnya yang terlibat dalam program ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pihak bekerja secara koordinasi dan sesuai dengan pedoman yang ada.

Aturan yang Harus Dipatuhi

Aturan yang dimaksud dalam sosialisasi ini mencakup beberapa aspek penting, seperti petunjuk teknis pengaturan susu. Salah satu aturan yang ditekankan adalah kandungan minimal susu segar sebesar 20 persen. Selain itu, penggunaan pewarna buatan dan gula tambahan dilarang keras. Bahkan, pengaturan terkait yayasan dan mitra penyedia bahan pangan juga menjadi perhatian khusus.

"Kita tidak boleh menggunakan pewarna buatan, gula tambahan, termasuk pengaturan yayasan dan mitra penyedia bahan pangan," jelas Prof Sitti.

Target Peserta Sosialisasi

Sosialisasi ini ditujukan kepada berbagai pihak, termasuk Kepala Regional, Korwil, Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, serta mitra BGN. Dalam kegiatan ini, pihak BGN memberikan penjelasan mengenai aturan-aturan yang telah mengalami perubahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua peserta memiliki informasi yang akurat dan terkini.

Pentingnya Pemahaman Bersama

Prof Sitti menekankan bahwa aturan-aturan yang ada harus dipahami dan dilaksanakan bersama-sama. Ia menyatakan bahwa pemahaman yang sama antara semua pihak akan sangat membantu dalam menjalankan program MBG secara efektif dan efisien.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semua mitra dapat bekerja secara lebih terarah dan terkoordinasi. Hal ini akan berdampak positif terhadap kualitas layanan makan bergizi yang diberikan kepada masyarakat di NTT.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan