Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Menjadi Sorotan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya telah berhasil memproduksi sekitar 1,8 miliar porsi makan bergizi gratis (MBG). Menurutnya, program MBG berjalan dengan baik dan lancar. Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2025), ia mengungkapkan hal tersebut.
BGN Menyumbang 48 Persen dari Total Kejadian Keracunan Pangan
Dalam kesempatan tersebut, Dadan memaparkan data kejadian keracunan makanan yang terjadi di Indonesia. Hingga hari ini, total ada 441 kasus keracunan pangan yang disebabkan dari berbagai faktor. Dari jumlah itu, 211 di antaranya merupakan kasus keracunan akibat MBG.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Secara umum total kejadian keracunan pangan di Indonesia sampai hari ini ada 441 kejadian. Di mana MBG menyumbang 211 kejadian atau kurang lebih 48 persen dari total keracunan pangan di Indonesia," ujar dia.

13.371 Orang Alami Gangguan Kesehatan Akibat MBG
Lebih lanjut, Dadan juga memaparkan data terkait jumlah korban yang alami gangguan kesehatan akibat MBG. Menurut data Kementerian Kesehatan, terdapat 13.371 penerima manfaat yang alami gangguan kesehatan setelah menyantap MBG.
"Dilihat total penerima manfaat yang alami gangguan kesehatan itu yang rawat inap ada 636 kalau di data kami, kalau di Kementerian Kesehatan 638, beda dua tapi kami akan sinkronkan. Kemudian yang rawat jalan di data kami 11.004, di kementerian kesehatan 12.755. Sehingga totalnya kalau berbasis laporan Kementerian Kesehatan itu 13.371 penerima manfaat yang alami gangguan kesehatan akibat MBG," imbuh dia.

MBG Mendapat 50 Persen Sentimen Negatif Publik
Sebelumnya, Program Makan Gizi Gratis (MBG) mendapat 50 persen sentimen negatif publik, 14 persen netral, dan 36 persen positif. Hal itu berdasarkan data Drone Emprit yang menganalisis sentimen publik terhadap 14 program utama Presiden Prabowo Subianto.
Data Drone Emprit dikumpulkan berdasarkan pantauan X, YouTube, TikTok, dan online news pada 20 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2025. Isu program utama Prabowo diberitakan dalam 1.059.155 artikel dan disebut dalam 3.599.099 mentions, salah satunya program MBG.
“MBG karena kritik publik mengenai kasus keracunan dan anggaran,” kata Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi kepada IDN Times, Minggu (9/11/2025).

MBG menjadi program paling kontroversial dan emosional sepanjang tahun pertama pemerintahan. Emosi dominan anger, dipicu oleh kasus keracunan massal dan dugaan pengalihan anggaran pendidikan.
“Narasi positif tetap muncul berkat manfaat sosial bagi siswa kurang mampu dan pembukaan lapangan kerja, menjadikan MBG paling terpolarisasi,” ujar dia.
Fahmi mengatakan, MBG disorot karena statusnya sebagai program andalan Prabowo dengan dampak langsung ke publik serta pelaksanaannya yang masif dan menuai pro-kontra.
MBG menempati posisi kedua dengan interaksi publik tertinggi karena pelaksanaannya memicu polarisasi opini antara apresiasi terhadap tujuannya dan kritik atas pendanaan serta efektivitasnya.
Sedangkan, Pemberantasan Korupsi menjadi program dengan interaksi publik tertinggi, dipicu oleh penangkapan tokoh-tokoh besar dan konten di media sosial yang memicu kemarahan publik.
Isu Terkini Mengenai MBG
Beberapa isu terkini mengenai MBG juga muncul. Salah satunya adalah viralnya mobil berlabel BGN yang mengangkut babi dan ayam, yang dilaporkan ke polisi. Selain itu, anggota DPR meminta BGN untuk meninjau ulang India sebagai role model program MBG. SAS Institute juga mendesak audit MBG usai BGN menutup kemitraan.