
Pekan Ekonomi Syariah Nusantara 2026 Akan Digelar di Balikpapan
Balikpapan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan akan menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah Nusantara (PESAN) 2026 pada 2728 Juni mendatang di Main Atrium Pentacity Mall. Acara ini diharapkan menjadi momen penting dalam memperkuat fondasi ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menjelaskan bahwa PESAN 2026 merupakan bagian dari rangkaian strategis menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, yang menjadi agenda nasional pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
"Tujuan utama dari PESAN 2026 adalah untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha," ujarnya dalam keterangan resmi.
Acara ini akan menampilkan berbagai kegiatan komprehensif, antara lain:
- Showcase UMKM halal Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang menghasilkan produk halal akan dipamerkan.
- Talkshow tematik Topik seperti wakaf produktif, entrepreneurship halal, dan strategi kemandirian ekonomi pesantren akan dibahas.
- Workshop penguatan kapasitas pelaku usaha Pelatihan teknis dan strategi bisnis akan disampaikan kepada para pengusaha.
- Kompetisi dan lomba kreatif berbasis ekonomi syariah Termasuk lomba konten kreatif, khutbah ekonomi syariah, dan kompetisi kuliner halal serta thayyib.
Selain itu, acara ini juga akan melibatkan berbagai pihak, seperti UMKM binaan, mitra strategis, komunitas pesantren, akademisi, dan masyarakat luas. Fokus utamanya adalah peningkatan literasi dan daya saing ekonomi syariah.
Beberapa agenda unggulan yang telah dirancang antara lain:
- Talkshow tentang wakaf produktif dan halal entrepreneurship.
- Strategi kemandirian ekonomi pesantren.
- Peluang ekspor produk halal.
Tidak hanya itu, akan digelar pula:
- Workshop branding dan kemasan produk halal.
- Kompetisi konten kreatif ekonomi syariah.
- Lomba khutbah ekonomi syariah.
- Kompetisi kuliner halal dan thayyib.
Robi Ariadi menambahkan bahwa PESAN 2026 juga menjadi ajang untuk menampilkan capaian program ekonomi syariah di wilayah kerja Bank Indonesia Balikpapan. Di antaranya:
- Penyerahan sertifikasi halal bagi UMKM.
- Penandatanganan kerja sama pembiayaan syariah.
- Penguatan program kemandirian ekonomi pesantren.
- Inovasi lelang wakaf produktif untuk memaksimalkan pemanfaatan dana sosial syariah.
"Sebagai bank sentral, kami tidak hanya menjaga stabilitas moneter, tetapi juga berperan sebagai katalisator pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah," tambahnya.
Bank Indonesia Balikpapan berkomitmen untuk memperkuat halal value chain dan akselerasi keuangan sosial syariah seperti zakat dan wakaf produktif. Dengan adanya PESAN 2026, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami dan terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah.