BI Balikpapan Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Tiga Wilayah Ini Menguat di 2026

admin.aiotrade 09 Des 2025 3 menit 13x dilihat
BI Balikpapan Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Tiga Wilayah Ini Menguat di 2026
BI Balikpapan Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Tiga Wilayah Ini Menguat di 2026

Proyeksi Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Balikpapan, Paser, dan PPU

Kota Balikpapan, Kabupaten Paser, serta Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menjadi perhatian utama dalam perkembangan inflasi dan kondisi makroekonomi. Bank Indonesia memproyeksikan bahwa inflasi di tiga wilayah ini akan tetap berada dalam sasaran nasional pada tahun 2025. Sasaran tersebut adalah sebesar 2,5 persen dengan toleransi ±1 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menyampaikan hasil overview perkembangan makroekonomi yang mencakup inflasi dan harga komoditas strategis di wilayah kerjanya. Ia menjelaskan bahwa inflasi di Balikpapan dan PPU pada tahun 2025 diperkirakan masih akan berada dalam batas target nasional. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan pengendalian inflasi yang telah dilakukan cukup efektif.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, pertumbuhan ekonomi di Kota Balikpapan, PPU, dan Paser diprediksi akan tetap kuat pada tahun 2026. Dukungan utama berasal dari berbagai sektor usaha seperti industri pengolahan di Balikpapan, konstruksi terkait pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) di PPU, serta pertambangan di wilayah Paser.

Strategi Pengendalian Inflasi

Untuk memastikan stabilitas pasokan pangan, optimalisasi produksi lokal menjadi langkah penting. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan SPPG-MBG (Sarana Pangan Pokok Gizi Masyarakat Berkebutuhan Khusus). Selain itu, upaya peningkatan produksi pangan seperti optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan di PPU dan pengembangan budidaya cabe di Paser oleh Ibu PKK juga diperlukan.

Dalam rangka memperkuat sinergi antar daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tiga wilayah sepakat untuk memperkuat Kerjasama Antar Daerah (KAD), serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara periodik dan konsisten. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan yang stabil dan merata.

Upaya Pengendalian Inflasi Jelang HBKN

Beberapa waktu lalu, TPID menggelar Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) di Ballroom Hotel Gran Senyiur Balikpapan. Dalam kegiatan tersebut, TPID melakukan berbagai upaya dalam pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2025–2026.

Salah satu upaya konkret adalah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara intensif. Di Balikpapan, GPM dilaksanakan selama 10 hari, sedangkan di PPU selama 12 hari dan di Paser selama 23 hari. Pelaksanaan GPM ini bertujuan untuk memberikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya menjelang momen liburan.

Komitmen TPID Gabungan

Dalam Rakor TPID gabungan tersebut, tiga komitmen utama disepakati:

  • Mendorong kerjasama pasokan SPPG-MBG antara daerah dan produsen seperti kelompok tani serta pesantren, sekaligus mengoptimalkan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan sentra produksi di luar Kaltim.
  • Pengajuan usulan peninjauan HET beras, khususnya untuk Balikpapan yang bukan wilayah sentra pangan, agar penetapan harga dapat memperhatikan kondisi geografis dan distribusi.
  • Optimalisasi GPM/PM/OP menjelang HBKN, termasuk integrasi informasi melalui aplikasi bersama agar publik dapat mengakses pembaruan harga dan lokasi kegiatan secara cepat.

Dengan komitmen dan strategi yang telah disepakati, TPID berharap dapat menjaga stabilitas inflasi dan ketersediaan pangan di tiga wilayah tersebut. Hal ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan