BI Catat Pertumbuhan Uang Beredar 8% di September 2025

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 11x dilihat
BI Catat Pertumbuhan Uang Beredar 8% di September 2025


aiotrade.CO.ID – JAKARTA.

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada September 2025 mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan dinamika ekonomi yang terus berkembang dan stabil.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa M2 pada September 2025 mencapai Rp 9.771,3 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 8,0% secara tahunan (YoY). Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Agustus 2025 yang hanya mencapai 7,6% YoY.

Pertumbuhan M2 tersebut didorong oleh dua komponen utama, yaitu uang beredar sempit (M1) dan uang kuasi. Denny menyebutkan bahwa M1 tumbuh sebesar 10,7% YoY, sementara uang kuasi tumbuh sebesar 6,2% YoY.

Adapun M1, yang merupakan bagian terbesar dari M2 dengan pangsa sebesar 56,6%, pada September 2025 tercatat sebesar Rp 5.529 triliun. Pertumbuhan M1 ini menjadi indikator penting karena menunjukkan aktivitas transaksi yang meningkat di masyarakat.

Selain itu, Denny menjelaskan bahwa perkembangan M2 pada September 2025 juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, antara lain:

  • Aktiva luar negeri bersih
    Pada bulan September 2025, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 12,6% YoY, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Agustus 2025 yang hanya 10,7% YoY. Nilai aktiva luar negeri bersih pada September 2025 tercatat sebesar Rp 2.085,3 triliun.

  • Penyaluran kredit
    Penyaluran kredit pada September 2025 mencapai Rp 8.051 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 7,2% YoY. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit pada Agustus 2025 yang sebesar 7,0% YoY.

  • Tagihan bersih kepada pemerintah pusat
    Tagihan bersih kepada pemerintah pusat pada September 2025 tumbuh sebesar 6,5% YoY, mencapai Rp 838,7 triliun. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Agustus 2025 yang hanya 5,0% YoY.

Dari data-data tersebut, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan M2 pada September 2025 mencerminkan kondisi perekonomian yang stabil dan meningkat. Kenaikan M2 terjadi karena adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang didukung oleh pertumbuhan M1, kenaikan aktiva luar negeri bersih, serta penyaluran kredit yang tetap positif.

Kondisi ini juga menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang diterapkan Bank Indonesia berhasil mempertahankan stabilitas sistem keuangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan