BI Umumkan Strategi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 4,8-5,6%

admin.aiotrade 30 Sep 2025 2 menit 13x dilihat
BI Umumkan Strategi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 4,8-5,6%
Featured Image

Pertumbuhan Ekonomi Sumatra Selatan Diperkirakan Mencapai 4,8% hingga 5,6%

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) diperkirakan mencapai kisaran 4,8% hingga 5,6% secara tahunan (year on year/YoY) hingga akhir tahun 2025. Angka ini menunjukkan optimisme terhadap perkembangan perekonomian daerah yang terus menunjukkan tren positif sejak awal tahun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Selatan, Bambang Pramono, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumsel pada triwulan I dan II tahun 2025 masing-masing mencapai 5,22% dan 5,42% YoY. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yang masing-masing tercatat sebesar 5,08% dan 5,03%.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Perekonomian yang tetap kuat ini didorong oleh kinerja positif dari sektor pertambangan, industri pengolahan, serta perdagangan," ujarnya.

Menurutnya, tren pertumbuhan yang positif diperkirakan akan terus berlanjut, didukung oleh berbagai stimulus dari pemerintah pusat. Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain adalah program swasembada pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta kondisi cuaca yang relatif stabil sehingga meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Fokus Pada Kualitas Sumber Daya Manusia

Meski demikian, Bambang menekankan bahwa ke depan, pertumbuhan ekonomi Sumsel tidak bisa lagi hanya bergantung pada akumulasi modal dan tenaga kerja. Akselerasi pertumbuhan ke depan harus bertumpu pada beberapa aspek penting seperti:

  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia
  • Penguatan inovasi dan pemanfaatan teknologi
  • Pengembangan aglomerasi industri
  • Kebijakan yang mendukung iklim investasi

Strategi-strategi ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sumsel agar menjadi bagian dari sumber pertumbuhan ekonomi nasional yang menargetkan angka 8%.

Transformasi Menuju Ekonomi Berbasis Inovasi

Dalam jangka panjang, imbuh Bambang, pertumbuhan ekonomi Sumsel akan lebih berkelanjutan jika transformasi menuju ekonomi berbasis inovasi dapat diimplementasikan. Hal ini termasuk penguatan hilirisasi dan diversifikasi industri, bukan lagi mengandalkan ekspor komoditas mentah.

Selain itu, pihaknya juga memprakirakan tren positif pada inflasi Sumsel yang akan kembali ke dalam rentang sasaran 2,5% plus minus 1% pada tahun ini. Hal ini sejalan dengan faktor penahan seperti GSMP dan GNPIP, diskon tarif listrik yang diatur pemerintah, serta program prioritas swasembada pangan dan energi.

"Inflasi Sumsel juga kami melihat masih baik, walaupun mengalami peningkatan dari 2,88% menjadi 3,04% tetapi ini masih dalam rentang," tutupnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan