
Peristiwa Menyedihkan di Simpang Rimbo, Jambi
Kota Jambi kembali dihebohkan oleh sebuah peristiwa yang sangat menyedihkan. Warga Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, terkejut dengan temuan jasad bayi yang dikubur secara diam-diam oleh orang tuanya sendiri.
Pada Jumat sore (24/10/2025), suasana tenang di permukiman tersebut tiba-tiba berubah menjadi kepanikan. Armiati (48), seorang warga setempat, awalnya hanya berniat mengambil daun pisang di belakang rumah. Namun, langkahnya terhenti saat melihat timbunan tanah baru dan sehelai kain batik di atasnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Armiati merasa curiga dan langsung melapor kepada Ketua RT 18, M. Haji. Ia mengatakan, "Awalnya saya kira orang menimbun sampah. Tapi, ada kain batik, rasanya tidak biasa."
Beberapa jam kemudian, dugaan itu terbukti. Gundukan tanah itu ternyata menyimpan tubuh kecil Devin, bayi laki-laki yang baru empat hari lahir. Kejadian ini memicu rasa penasaran dan kekhawatiran di kalangan warga setempat.
Skenario Sunyi di Tengah Malam
Kapolsek Kotabaru, Kompol Jimi Fernando, membenarkan temuan tersebut. "Benar, kami temukan jasad bayi yang diduga dikubur oleh orang tuanya. Kasus ini masih dalam penyelidikan," kata Jimi, Jumat malam kemarin.
Dari keterangan saksi, malam sebelum penemuan, Deni yang merupakan ayah sang bayi sempat meminjam cangkul kepada warga bernama Novan. Tak lama, dia datang bersama istrinya, Ana, dan beberapa teman. Mereka terlihat menggali di kebun pisang.
"Deni sendiri yang mengumandangkan azan di telinga bayinya sebelum dikubur," ujar seorang saksi. Kalimat itu menambah kaget Kompol Jimi Fernando. "Ini kan antara doa dan duka, antara kasih dan kehilangan," tuturnya.
Baru Empat Hari Kehidupan
Sebelumnya, Ana melahirkan Devin di sebuah praktik bidan pada Selasa (21/10/2025) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. Kondisi bayinya sehat. Namun, dua hari kemudian, Kamis dini hari, Ana pergi diam-diam membawa bayinya, tanpa berpamitan.
Tak lama, bayi itu dibawa ke RS DKT Jambi dalam kondisi lemah. Masih bernapas, tapi tidak normal, kata perawat. Tim medis berusaha menyelamatkan, tapi Devin tak bertahan.
Visum luar menunjukkan tak ada tanda kekerasan di tubuhnya. Meski begitu, polisi tetap menelusuri penyebab pasti dan alasan keluarga mengubur bayi itu sendiri tanpa laporan resmi.
Penyelidikan Terus Berlangsung
Kasus Devin ini masih dalam penyelidikan polisi. Kini, polisi telah menggali lokasi kubur, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti. Unit Reskrim Polsek Kotabaru dan tim Inafis Polresta Jambi masih bekerja mengurai kronologi kejadian ini.