
Pemantauan Tanaman Jagung di Desa Kayu Ara
Di wilayah Landak, khususnya di Desa Kayu Ara, Kecamatan Menyuke, Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Polsek Menyuke melakukan kegiatan pemantauan terhadap tanaman jagung yang ditanam di Lahan Bumdes Desa Kayu Ara. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025.
Pada kesempatan tersebut, hadir beberapa pihak seperti Bintara Penggerak Desa Kayu Ara Aipda Hery, Ketua BUMDES Desa Kayu Ara saudari Pika, serta anggota lainnya. Mereka turut serta dalam memantau perkembangan tanaman jagung yang telah ditanam sejak Minggu, 19 September 2025 lalu. Luas lahan yang digunakan untuk menanam jagung mencapai sekitar 1 hektar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kondisi tanaman jagung saat ini terlihat cukup baik. Tinggi rata-rata tanaman mencapai 30-60 cm dari permukaan tanah, sedangkan lebar daun berkisar antara 2-6 cm. Selain itu, telah dilakukan pemupukan kedua dengan menggunakan pupuk urea pada tanggal 13 Oktober 2025.
Untuk menjaga kesehatan tanaman, perawatan rutin juga dilakukan. Salah satunya adalah penyemprotan rumput dan hama seperti ulat. Namun, meskipun demikian, masih ada beberapa tanaman jagung yang pertumbuhannya tidak subur. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perawatan yang maksimal, sehingga menghambat pertumbuhan tanaman tersebut.
Menurut Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Menyuke AKP Aswin Mahawan, kegiatan pemantauan tanaman jagung ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihaknya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tanaman jagung tumbuh secara subur dan optimal. Dengan demikian, diharapkan dapat mendukung swasembada pangan dan ketahanan pangan di tahun 2025 ini.
Upaya untuk Memastikan Kestabilan Produksi Pangan
Kegiatan pemantauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah setempat dalam memastikan produksi pangan tetap stabil. Dengan adanya pengawasan yang intensif, diharapkan dapat meminimalkan risiko gagal panen dan meningkatkan hasil panen yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Beberapa langkah yang dilakukan selama masa penanaman dan pemeliharaan tanaman jagung antara lain:
-
Pemupukan
Pemupukan kedua dilakukan dengan menggunakan pupuk urea. Langkah ini bertujuan untuk memberikan nutrisi tambahan agar tanaman jagung tumbuh lebih baik. -
Perawatan Tanaman
Perawatan dilakukan dengan cara penyemprotan rumput dan hama. Ini penting untuk mencegah gangguan dari hama atau gulma yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman. -
Pemantauan Berkala
Pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap optimal. Dengan pemantauan yang teratur, masalah yang muncul bisa segera diatasi sebelum terlalu parah.
Tantangan dalam Pertanian Jagung
Meski telah dilakukan berbagai upaya, masih ada tantangan yang dihadapi dalam budidaya jagung. Salah satu kendala utama adalah kurangnya perawatan yang maksimal. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya pengetahuan petani atau keterbatasan sumber daya.
Untuk mengatasi hal ini, diperlukan koordinasi yang lebih baik antara pihak desa, BUMDES, dan instansi terkait. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen jagung.
Selain itu, pendidikan dan pelatihan bagi petani juga sangat penting. Dengan pengetahuan yang cukup, para petani bisa lebih efektif dalam merawat tanaman mereka, sehingga hasil panen bisa lebih optimal.