
Profil Kapolda Papua Tengah, Brigjen Alfred Papare
Brigjen Alfred Papare adalah seorang perwira tinggi Polri yang menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Tengah sejak 12 November 2024. Ia dilahirkan pada 6 April 1974 dan merupakan cucu dari Pahlawan Nasional Silas Papare, yang dikenal atas perannya dalam menyatukan Irian Barat (Papua) ke dalam wilayah Indonesia.
Sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995, Brigjen Alfred memiliki pengalaman luas dalam berbagai bidang, termasuk intelijen dan operasional. Jabatan terakhirnya sebelum menjabat Kapolda Papua Tengah adalah Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berikut riwayat pendidikan dan jabatan Brigjen Alfred Papare:
Riwayat Pendidikan Umum:
- SD (1986)
- SMP (1989)
- SMA (1992)
Pendidikan Polri:
- Akpol (1995)
- PTIK (2006)
- Sespim (2010)
- Sespimti (2019)
Pendidikan Kejuruan:
- Daspa Intel (1996)
- Palan Intel (1997)
- Pa Opsnal Intel (1999)
Riwayat Jabatan:
- 18–05–1995: Pama Polda Sulselra
- 18–05–1996: Kasat IPP Polres Tana Toraja Polda Sulselra
- 18–05–1997: Kasat IPP Polres Soppeng Polda Sulsel
- 05–08–2003: Pamen Polwiltabes Makassar Polda Sulsel
- 09–05–2006: Kabag Ops Polres Mimika Polda Papua
- 09–05–2006: Wakapolres Mimika Polda Papua
- 01–08–2007: Kapolres Pegunungan Bintang Polda Papua
- 16–02–2009: Kapolres Raja Ampat Polda Papua
- 08–10–2010: Pamen Polda Papua
- 18–10–2010: Kapolres Mappi Polda Papua
- 19–10–2011: Kapolres Jayapura Kota Polda Papua
- 29–01–2015: Wadirintelkam Polda Papua
- 21–02–2017: Kabidkum Polda Papua
- 25–08–2017: Kabidpropam Polda Metro Jaya
- 14–10–2018: Analis Kebijakan Madya bidang Provos Divpropam Polri
- 03–02–2020: Dirintelkam Polda Papua
- 01–09–2020: Irwasda Polda Papua
- 14–03–2023: Wakapolda Papua Barat
- 12–11–2024: Kapolda Papua Tengah
Serangan Terhadap Kapolda Papua Tengah
Pada Jumat (17/10/2025), rombongan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Alfred Papare, menjadi target serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya di wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Insiden ini terjadi saat rombongan sedang melakukan kunjungan ke lokasi penembakan warga sipil di kawasan Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat.
Awalnya, pihak kepolisian sedang mengevakuasi lima warga sipil yang menjadi korban tembakan kelompok bersenjata. Salah satu di antaranya meninggal dunia. Setelah memberikan arahan kepada personel di lapangan, rombongan Kapolda melanjutkan perjalanan untuk meninjau lokasi penembakan.
Namun, di KM 17–18, kendaraan rombongan disergap oleh KKB. Peluru yang dilepaskan mengenai bagian belakang mobil, sehingga empat anggota polisi terluka. Dari jumlah tersebut, satu orang Kasat Narkoba mengalami luka akibat serpihan peluru di pinggir kepala, dua lainnya terkena serpihan peluru, dan dua lagi terkena luka tembak dengan proyektil bersarang di bahu sebelah kiri.
Keempat korban luka telah mendapat perawatan intensif di RS Nabire, termasuk warga sipil yang sebelumnya menjadi korban penembakan. Kapolda juga menjenguk para korban dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang memadai.
Sementara itu, korban meninggal dunia telah dimakamkan dengan pengawalan aparat keamanan. Pengawalan menggunakan rantis dilakukan, serta bantuan sembako diberikan untuk membantu keluarga korban hingga proses pemakaman selesai.
Langkah Penanggulangan Pasca-Penyerangan
Setelah insiden tersebut, Kapolda Papua Tengah menginstruksikan peningkatan keamanan di Nabire dengan memperkuat pos penjagaan dan menambah personel Brimob. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi serangan susulan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.