Bitcoin Terpuruk di Tengah Tekanan Global, Tak Naik Sejak Awal 2025

admin.aiotrade 17 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Bitcoin Terpuruk di Tengah Tekanan Global, Tak Naik Sejak Awal 2025

Pergerakan Harga Bitcoin yang Menurun di Awal Tahun 2025

Bitcoin mengalami penurunan harga yang signifikan pada awal tahun 2025, sehingga menghapus seluruh kenaikan yang tercatat sejak awal tahun. Hal ini terjadi setelah terjadi aksi jual besar-besaran di pasar kripto sepanjang akhir pekan. Meskipun pemerintah Amerika Serikat (AS) telah kembali beroperasi pada Kamis lalu, yang sebelumnya diperkirakan dapat memberi sentimen positif bagi pasar, hal tersebut tidak cukup untuk menghentikan penurunan harga.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Harga Bitcoin (BTC) saat ini berada di sekitar US$94.209 menurut data CoinGecko. Pada Minggu (16/11/2025), harga turun ke level US$93.029, yang lebih rendah dari harga pembukaan tahun ini, yakni US$93.507, serta 25% lebih rendah daripada rekor tertinggi yang dicapai pada Oktober. Ini menunjukkan bahwa pasar kripto sedang menghadapi tekanan yang cukup besar.

Tahun 2025 Diprediksi Cerah untuk Aset Kripto

Tahun 2025 sejak awal diproyeksikan menjadi periode kuat bagi aset kripto. Hal ini didorong oleh pelantikan Presiden AS Donald Trump pada 20 Januari dan pembentukan pemerintahan yang paling pro-kripto dalam sejarah. Sejauh ini, sebagian besar janji terkait sektor kripto telah direalisasikan.

Momentum regulasi yang mendukung pertumbuhan sektor ini juga disertai meningkatnya perusahaan yang menempatkan Bitcoin dalam neraca keuangan, serta arus masuk besar ke ETF Bitcoin spot. Namun, beberapa faktor seperti perang tarif Trump dan penutupan pemerintahan AS selama 43 hari yang baru berakhir Kamis lalu ikut memicu serangkaian koreksi harga Bitcoin secara signifikan sepanjang tahun.

Aksi Jual Whale Memicu Penurunan Harga

Selain faktor-faktor eksternal, aksi jual dari para “OG Bitcoiners” dan whale juga menjadi penyebab utama penurunan harga. Mereka melepas sebagian kepemilikan mereka, sehingga membatasi potensi kenaikan harga meski ada banyak perkembangan positif di industri.

Namun, analis Glassnode menyatakan bahwa narasi "whale besar menjual habis" tidak sepenuhnya tepat. Mereka menilai fenomena tersebut merupakan perilaku normal dalam pasar bullish tahap akhir.

“Kenaikan distribusi ini mencerminkan tekanan jual dari investor lama — pola yang umum terjadi saat profit-taking di fase akhir siklus, bukan eksodus mendadak para whale,” tulis Glassnode pekan lalu.

Altcoin Juga Terkena Dampak Penurunan

Bukan hanya Bitcoin yang terkoreksi, tetapi juga altcoin lainnya. Ethereum (ETH) tercatat turun 7,95% sejak awal 2025, sementara Solana (SOL) anjlok hingga 28,3%. Sebagian besar altcoin mengalami tekanan lebih besar dibandingkan Bitcoin.

Para analis kini mulai mempertanyakan apakah teori siklus empat tahunan Bitcoin masih relevan, mengingat pasar kripto saat ini jauh lebih didominasi institusi dan memiliki dukungan regulasi yang lebih kuat.

Prediksi Optimis dari Analis

Matt Hougan, CIO Bitwise, termasuk sedikit analis yang optimistis bahwa Bitcoin akan melonjak pada 2026. Ia mendukung prediksi ini dengan adanya "debasement trade", yaitu minat terhadap aset yang tahan inflasi serta percepatan adopsi stablecoin, tokenisasi, dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

“Fundamentalnya sangat kuat,” kata Hougan, Rabu lalu.
“Hal-hal ini terlalu besar untuk bisa ditekan. Saya yakin 2026 akan menjadi tahun yang baik.”

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan