
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) menunjukkan kehadirannya yang kuat di industri maritim global dengan partisipasi dalam ajang Asia Pacific Maritime 2026. Acara ini digelar di Singapura pada 25 Maret 2026 dan menjadi momen penting bagi BKI untuk memperluas jaringan kerja sama sekaligus memperkenalkan kemampuan perusahaan di tingkat internasional.
Kehadiran BKI dalam acara tersebut tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai representasi dari industri maritim Indonesia. Dalam forum ini, BKI hadir bersama delegasi yang terdiri dari Direktur Utama R. Benny Susanto dan VP Operasi Bisnis Klasifikasi Munir M. Partisipasi ini memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan pelaku industri perkapalan, sektor lepas pantai, hingga pengembang teknologi kelautan.
Asia Pacific Maritime adalah salah satu forum maritim terkemuka di kawasan Asia yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara. Pameran dan konferensi ini membahas perkembangan industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim, termasuk pengembangan sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida, ujar Benny dalam pernyataannya, Selasa (14/4/2026).
Selain berpartisipasi dalam diskusi dan pameran, delegasi BKI juga melakukan kunjungan ke sejumlah booth peserta. Salah satu yang dikunjungi adalah Indonesian National Shipowners' Association (INSA) dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar pelaku industri nasional dalam forum internasional.
Di samping itu, BKI juga melakukan kunjungan ke Weichai Group, sebuah perusahaan global yang bergerak di bidang produksi mesin, termasuk mesin kelautan. Langkah ini dilakukan untuk membuka peluang pertukaran informasi serta menjajaki kerja sama yang dapat mendukung pengembangan industri maritim.
Fokus pada Kolaborasi dan Inovasi
Partisipasi BKI dalam Asia Pacific Maritime 2026 menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus terlibat dalam perkembangan industri maritim global. Melalui keikutsertaan ini, BKI menegaskan posisi Indonesia sebagai bagian dari ekosistem maritim internasional yang semakin dinamis.
Berikut beberapa hal yang menjadi fokus BKI selama acara:
-
Meningkatkan kerja sama internasional
BKI berupaya membangun hubungan dengan pelaku industri maritim dari berbagai negara. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan dan mendorong inovasi di sektor maritim. -
Memperkenalkan kemampuan lokal
Dengan hadirnya di ajang internasional, BKI berkesempatan memperkenalkan kapabilitas perusahaan kepada dunia. Ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan citra dan daya saing industri maritim Indonesia. -
Mengikuti perkembangan teknologi maritim
APM 2026 menjadi wadah untuk mengikuti perkembangan teknologi seperti sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida. BKI menyadari pentingnya adaptasi terhadap inovasi teknologi untuk tetap relevan di pasar global.
Langkah Berkelanjutan
BKI menilai bahwa partisipasi dalam acara seperti Asia Pacific Maritime 2026 merupakan langkah penting untuk memperkuat posisi industri maritim Indonesia. Dengan membangun jaringan yang lebih luas dan memperkenalkan kemampuan lokal, BKI berharap dapat menjadi mitra yang andal bagi pelaku industri maritim baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam jangka panjang, BKI akan terus berkomitmen untuk mengikuti perkembangan industri maritim dan mendukung inovasi yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan menjalin kerja sama, meningkatkan kapasitas SDM, serta memperluas jaringan kerja sama di luar negeri.