BMKG: Siklon Fung-wong Masih Aktif, 28 Kota Dihujani, 9 Kota Waspada Petir

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 23x dilihat
BMKG: Siklon Fung-wong Masih Aktif, 28 Kota Dihujani, 9 Kota Waspada Petir

Cuaca Ekstrem Mengancam Sebagian Wilayah Indonesia

Pada hari Sabtu (8/11/2025), sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami hujan yang dominan. Dari 34 kota besar yang dipantau oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebanyak 28 kota diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas yang berbeda-beda.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Adelia, prakirawan BMKG, menjelaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh keberadaan siklon tropis Fung-wong yang masih aktif di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina. Siklon tersebut bergerak ke arah barat hingga barat laut dan terus memengaruhi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia.

"Sobat BMKG, siklon tropis Fung-wong diprakirakan masih berada di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina dengan arah gerak ke barat hingga barat laut. Siklon tropis ini terpantau membentuk daerah konvergensi dan konfluensi dari perairan utara Papua Barat Daya hingga Samudra Pasifik Timur Filipina serta menginduksi peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot atau low level jet di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina hingga sebelah utara Papua," ujar Adelia dalam siaran BMKG.

Sembilan Kota Terancam Hujan Petir

Dari 28 kota yang akan terdampak hujan, sembilan kota perlu meningkatkan kewaspadaan karena berpotensi mengalami hujan disertai petir. Di Sumatera, tiga kota masuk kategori ini: Bengkulu, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung.

Pulau Jawa hanya memiliki satu kota dengan ancaman petir, yaitu Bandung. Sementara Jakarta, Serang, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya relatif aman dengan prediksi hujan ringan tanpa petir.

Kupang di Nusa Tenggara Timur juga perlu waspada terhadap hujan petir, berbeda dengan Denpasar dan Mataram yang hanya menghadapi hujan ringan.

Di Kalimantan, dua kota berpotensi hujan petir: Tanjung Selor dan Banjarmasin. Pontianak justru akan berawan tanpa hujan, sementara Samarinda dan Palangkaraya menghadapi hujan ringan.

Makassar menjadi satu-satunya kota di Sulawesi yang berpotensi hujan petir. Lima kota lainnya: Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, dan Kendari diprediksi hujan ringan.

Empat Wilayah Zona Jingga

Sirkulasi siklonik terpantau di wilayah Samudra Hindia Barat Lampung dan Samudra Hindia Selatan Jawa Barat, membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di sepanjang perairan barat Sumatera serta Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

"Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah yang berwarna kuning. Sementara itu, perlu ditingkatkan pula kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah yang berwuna jingga yaitu di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur," kata Adelia.

Status jingga atau siaga untuk empat wilayah ini menandakan perlunya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi dampak cuaca ekstrem seperti banjir atau tanah longsor.

Peringatan untuk Masyarakat

Berdasarkan prediksi cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat atau petir disarankan untuk selalu memperhatikan informasi cuaca secara berkala. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.

Selain itu, para pengemudi kendaraan juga diminta untuk berhati-hati saat melintasi jalanan yang rawan banjir atau licin akibat hujan deras. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat segera menyiapkan langkah-langkah mitigasi bencana jika diperlukan.

Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem

  • Pastikan rumah dan lingkungan sekitar dalam kondisi aman dari bahaya banjir atau longsor.
  • Simpan dokumen penting dan alat elektronik di tempat yang aman.
  • Jangan melakukan aktivitas di luar ruangan jika cuaca sudah sangat buruk.
  • Siapkan peralatan darurat seperti senter, makanan siap saji, dan obat-obatan.
  • Ikuti informasi resmi dari instansi terkait untuk mendapatkan update terbaru tentang cuaca dan situasi darurat.

Dengan persiapan yang baik dan kesadaran diri, masyarakat dapat menghadapi cuaca ekstrem dengan lebih tenang dan aman.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan