
Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Wilayah Indonesia
BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) telah mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi yang dapat mencapai ketinggian hingga 4 meter pada periode 8 hingga 11 November 2025. Peringatan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap pengaruh Siklon Tropis Fung-Wong yang sedang bergerak di Laut Filipina, tepatnya di utara Papua.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Siklon tersebut turut memengaruhi kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia, termasuk meningkatkan kecepatan angin dan ketinggian gelombang. BMKG menjelaskan bahwa pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4 hingga 30 knot. Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin bergerak dari selatan hingga barat dengan kecepatan serupa.
Kecepatan angin tertinggi tercatat di beberapa wilayah seperti Laut Jawa, Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua, serta Samudra Hindia barat Bengkulu. Hal ini menjadi alasan mengapa BMKG memberikan peringatan dini untuk wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi.
Wilayah Berpotensi Mengalami Gelombang Tinggi
Berikut adalah daftar wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi hingga 4 meter pada tanggal 8 hingga 11 November 2025:
Wilayah yang Berpotensi Gelombang Tinggi 1,25-2,5 Meter
- Selat Malaka bagian tengah
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia selatan NTB
- Samudra Hindia selatan NTT
- Selat Karimata bagian utara
- Selat Karimata bagian selatan
- Laut Jawa bagian barat
- Laut Jawa bagian tengah
- Laut Jawa bagian timur
- Selat Makassar bagian selatan
- Selat Makassar bagian utara
- Laut Sulawesi bagian barat
- Laut Sulawesi bagian tengah
- Laut Sulawesi bagian timur
Wilayah yang Berpotensi Gelombang Tinggi 2,5-4 Meter
- Samudra Hindia barat Aceh
- Samudra Hindia barat Kep. Nias
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia selatan Bali
- Samudra Pasifik utara Maluku
- Laut Maluku
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
- Samudra Pasifik utara Papua Barat
- Samudra Pasifik utara Papua
Saran Keselamatan untuk Pelayaran
BMKG juga memberikan saran keselamatan bagi para pelaku pelayaran agar tetap waspada dan menghindari perjalanan jika kondisi cuaca tidak mendukung. Berikut adalah rekomendasi sesuai dengan jenis kapal:
-
Perahu nelayan
Risiko terhadap keselamatan pelayaran terjadi apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. -
Kapal tongkang
Risiko terjadi apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. -
Kapal feri
Risiko terhadap keselamatan pelayaran terjadi apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
BMKG menyarankan kepada masyarakat dan pelaku pelayaran untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.