
Operasi Gabungan di Gang Sejiran untuk Pemulihan Kawasan Rawan Narkoba
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan terus meningkatkan upaya pemulihan kawasan yang rentan terhadap narkoba. Kali ini, operasi gabungan digelar di Gang Sejiran, Kelurahan Kelayan Luar, Banjarmasin Selatan, pada Jumat (7/11/2025). Operasi ini bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba dan memulihkan lingkungan masyarakat yang terganggu oleh aktivitas ilegal tersebut.
Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Narkotika dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Kalsel Brigjen Wisnu Andayana, yang juga menjabat sebagai Kepala Satgas Wilayah Kalimantan Selatan. Dalam operasi ini, tim gabungan terdiri dari personel dari BNN, Polri, TNI, dan Satpol PP. Mereka bekerja sama untuk menyisir sejumlah rumah yang dicurigai menjadi tempat aktivitas peredaran narkotika.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Setelah apel dan pengarahan, tim langsung melakukan penyisiran di beberapa titik lokasi. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah barang bukti sabu dengan total berat 19,17 gram bruto, beserta peralatan konsumsi dan kemasan plastik klip. Barang bukti ditemukan di sekitar rumah dua orang target operasi yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Andi dan Arab, serta di beberapa titik lain di sepanjang Gang Sejiran. Selain itu, tim juga menemukan alat hisap dan perlengkapan pengemasan sabu.
Pendekatan yang Berkelanjutan dalam Penanganan Narkoba
Kepala BNNP Kalsel Brigjen Wisnu Andayana menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari strategi untuk memulihkan kampung rawan narkoba, bukan hanya sekadar melakukan penindakan. “Kami berkomitmen untuk menindak tegas para pengedar, namun juga memberi kesempatan pemulihan bagi para pengguna. Penanganan kawasan seperti ini butuh kolaborasi dan pendekatan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain penindakan, BNNP Kalsel juga melakukan asesmen terhadap lima orang warga yang terindikasi sebagai pengguna. Hasilnya, kelima orang tersebut akan menjalani rehabilitasi rawat jalan di bawah pengawasan BNN. Proses ini bertujuan untuk membantu para pengguna kembali ke jalur yang benar dan menghindari ketergantungan pada narkoba.
Program Nasional Kampung Tangguh Bersih Narkoba
Operasi gabungan ini menjadi bagian dari program nasional Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) yang digencarkan oleh BNN. Diharapkan, langkah ini dapat menekan aktivitas peredaran gelap sekaligus membangun kesadaran warga agar menolak narkoba dari lingkungan mereka sendiri.
Program ini tidak hanya fokus pada pemberantasan, tetapi juga pada edukasi dan pencegahan. Melalui kerja sama antara lembaga pemerintah dan masyarakat, diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman narkoba.
Langkah Kolaboratif untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, BNNP Kalsel terus berupaya memastikan bahwa kawasan-kawasan rawan narkoba bisa pulih secara bertahap. Ini melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, tenaga medis, dan masyarakat setempat. Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, diharapkan bisa mengurangi jumlah pengguna dan pengedar narkoba di wilayah tersebut.