BNPB dan Pertamina Bantu Anak Aceh Tamiang Pulihkan Trauma dengan Bermain

admin.aiotrade 20 Des 2025 3 menit 21x dilihat
BNPB dan Pertamina Bantu Anak Aceh Tamiang Pulihkan Trauma dengan Bermain

Dampak Psikologis Bencana Banjir Bandang

Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis yang cukup dalam, terutama bagi anak-anak. Oleh karena itu, pemulihan trauma menjadi salah satu prioritas utama dalam masa tanggap darurat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Di Kabupaten Aceh Tamiang, upaya pemulihan psikologis anak-anak dilakukan melalui kolaborasi antara relawan dari PT Pertamina (Persero), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta berbagai instansi terkait. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah kegiatan bermain dan interaksi langsung di lokasi pengungsian.

Relawan Pertamina di Aceh Tamiang, Ramon, menjelaskan bahwa permainan menjadi sarana efektif untuk membangkitkan semangat dan menciptakan suasana positif bagi anak-anak yang terdampak bencana. Melalui permainan dan kuis sederhana, anak-anak diajak kembali merasakan keceriaan di tengah situasi darurat.

“Cara kami membantu mereka adalah dengan menyemangati, mengajak bermain, serta memberikan kuis. Jika mereka menjawab dengan benar, kami beri hadiah sebagai bentuk apresiasi,” ujar Ramon, Jumat (19/12).

Sejak awal bencana, para relawan dari Pertamina, BNPB, dan unsur pemerintah lainnya telah aktif mendatangi posko-posko pengungsian untuk mendampingi masyarakat agar tidak larut dalam trauma. Di Aceh Tamiang, kegiatan trauma healing bagi anak-anak ini telah berlangsung sejak 4 Desember.

Selain bermain, relawan juga mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas interaktif, seperti belajar pengetahuan baru dan bernyanyi bersama. Dalam salah satu kegiatan, anak-anak terlihat antusias mengikuti panduan relawan menyanyikan lagu Indonesia Raya di dalam tenda pengungsian.

“Kami juga memberikan banyak pengetahuan kepada anak-anak, misalnya mengenal gajah dan hewan-hewan di Sumatra. Kegiatan ini membantu mereka mengurangi beban akibat bencana, sekaligus menambah ilmu dan keceriaan,” tambah Ramon.

Membuka Ruang Aman untuk Ekspresi Perasaan

Tak hanya menghadirkan suasana menyenangkan, para relawan juga membuka ruang aman bagi anak-anak pengungsi untuk mengekspresikan perasaan mereka. Anak-anak didampingi agar berani bercerita, termasuk mengungkapkan rasa sedih yang mereka alami.

“Kami berupaya membantu masyarakat mengurangi trauma dan meringankan perasaan mereka, dengan berbagi cerita dan saling menguatkan, supaya mereka tidak merasa sendirian,” ujarnya.

Harapan untuk Pemulihan Emosional

Melalui pendekatan ini, BNPB dan Pertamina berharap anak-anak pengungsi dapat perlahan pulih secara emosional dan kembali menjalani hari-hari dengan semangat di tengah proses pemulihan pascabencana.

Dengan kegiatan yang dilakukan oleh relawan, anak-anak tidak hanya mendapatkan dukungan psikologis, tetapi juga kesempatan untuk belajar, bermain, dan bersosialisasi dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Hal ini sangat penting dalam proses pemulihan mereka setelah mengalami bencana alam yang begitu dahsyat.

Kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta dan lembaga pemerintah, menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa semua pihak, terutama anak-anak, mendapatkan perlindungan dan dukungan yang diperlukan. Dengan demikian, harapan besar dipegang bahwa anak-anak akan segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasanya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan