BNPB Turunkan 512 Personel Bantu Cari Korban Longsor Cilacap

admin.aiotrade 15 Nov 2025 2 menit 18x dilihat
BNPB Turunkan 512 Personel Bantu Cari Korban Longsor Cilacap

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memastikan penanganan tanggap darurat tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dilakukan secara cepat sesuai dengan instruksi yang diberikan. Penanganan bencana ini dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap, sebanyak 512 personel gabungan telah dikerahkan. Tim yang terlibat melibatkan berbagai instansi seperti Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, serta berbagai organisasi relawan. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam menangani bencana yang terjadi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, BNPB juga menambah jumlah alat berat menjadi delapan unit untuk mempercepat proses pembersihan dan pencarian korban. Selain itu, anjing pelacak (K9) juga turut diterjunkan guna mempercepat proses pencarian korban longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

“Kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan yang telah beroperasi melayani warga dan petugas SAR,” ujar Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan dalam keterangan resmi, Sabtu (15/11). Dapur umum dan pos kesehatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan untuk masyarakat yang terkena dampak bencana.

BNPB mengonfirmasi bahwa hingga Jumat (14/11) malam, sebanyak 20 orang masih dinyatakan hilang. Proses pencarian dilakukan secara ekstra hati-hati mengingat medan yang sulit dan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih mengguyur kawasan tersebut. Kondisi ini membuat daerah sekitar rawan longsor susulan.

Sejumlah keluarga yang tinggal dekat pusat longsor juga telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman dengan pendampingan petugas gabungan. Proses evakuasi ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga setempat.

Prakiraan Cuaca Harian

Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi hampir merata di wilayah Kecamatan Majenang, Cilacap pada hari Jumat (14/11) hingga Minggu (16/11) mendatang. Prakiraan ini memberikan informasi penting bagi warga dan tim SAR agar tetap waspada.

Topografi wilayah yang berbentuk cekungan menjadi salah satu potensi risiko terdampak longsor. Inilah yang juga diduga menjadi faktor penyebab kejadian tersebut berdasarkan kaji cepat sementara di lapangan.

BNPB mengimbau warga maupun tim SAR yang sedang bertugas di lokasi untuk selalu waspada akan risiko longsor susulan. Jika hujan turun dengan intensitas tinggi lebih dari satu jam, warga diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Imbauan ini bertujuan untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan jiwa dan properti.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan