Bocah 10 Tahun Diserang Buaya, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyelamatan

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 15x dilihat
Bocah 10 Tahun Diserang Buaya, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyelamatan
Bocah 10 Tahun Diserang Buaya, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyelamatan

Bocah 10 Tahun Hilang Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Inggoi

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bernama Affan, warga Desa Amasing, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat sedang mandi di Sungai Inggoi. Kejadian ini terjadi pada tanggal 16 Desember 2025 sekitar pukul 16.00 WIT. Laporan kejadian tersebut diterima oleh Kantor SAR Ternate dari Bapak Rahmat, yang merupakan perwakilan dari BPBD Halsel.

Kronologi Kejadian

Sesuai dengan informasi yang diperoleh, korban pergi berenang di Sungai Inggoi bersama teman-temannya. Namun, dalam kondisi yang tidak terduga, korban tiba-tiba diterkam oleh seekor buaya yang bersembunyi di bawah permukaan air. Kejadian ini menyebabkan korban hilang dari pandangan dan tidak dapat ditemukan selama beberapa jam.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah menerima laporan, pihak terkait langsung memberitahu Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Selatan untuk meminta bantuan dalam upaya pencarian dan pertolongan. Tim SAR Gabungan segera bertindak untuk mencari korban dan mengevakuasi jika diperlukan.

Upaya Pencarian yang Dilakukan

Pukul 21.05 WIT, Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi kejadian, yaitu LKP (Lokasi Kecelakaan). Di sana, tim melakukan penilaian awal dan penyisiran darat di sekitar area kejadian. Sementara itu, tim lainnya melakukan penyisiran di Sungai Inggoi menggunakan perahu karet dan longboat milik masyarakat setempat.

Pencarian korban masih terus berlangsung hingga saat ini. Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, pihak SAR juga melibatkan pawang buaya yang ada di desa setempat. Hal ini dilakukan karena adanya kemungkinan buaya-buaya lain yang bisa mengancam keselamatan tim SAR selama proses pencarian.

Keterlibatan Berbagai Unsur

Beberapa unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini antara lain:

  • Unit Siaga SAR Halsel
  • Kodim 1509 Labuha
  • Polres Halsel
  • Pos Polair Halsel
  • Pos AL Bacan
  • Pos Brimob Halsel
  • Damkar
  • Masyarakat Desa Tamansari dan Rawabadak

Tim SAR sangat berhati-hati dalam melakukan pencarian, terutama karena risiko kemunculan buaya lain yang bisa membahayakan keselamatan anggota tim. Proses pencarian ini membutuhkan koordinasi yang baik antara berbagai pihak agar korban dapat ditemukan dalam waktu yang secepat mungkin.

Peran Masyarakat dan Petugas

Masyarakat setempat juga turut serta dalam proses pencarian. Mereka memberikan bantuan berupa perahu dan pengetahuan tentang lingkungan sekitar sungai. Pawang buaya juga berperan penting dalam membantu mengidentifikasi area yang mungkin menjadi tempat bersembunyi buaya.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di dekat sungai, terutama di daerah yang dikenal memiliki populasi buaya tinggi. Diharapkan dengan adanya upaya pencarian yang intensif, korban dapat segera ditemukan dan diberikan pertolongan yang cepat.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan