Bocah Tegal Lompat dari Jembatan, Diduga Tenggelam

admin.aiotrade 17 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Bocah Tegal Lompat dari Jembatan, Diduga Tenggelam

Detik-Detik Remaja Terjun ke Sungai yang Terekam Video

Di kota Tegal, Jawa Tengah, dua pelajar dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di sungai sekitar Jembatan Langon. Kejadian ini terjadi pada hari Kamis (16/10/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Lokasi kejadian berada di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tegal. Menurut informasi awal, insiden ini terjadi saat kedua korban sedang membuat konten video untuk media sosial.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Video yang memperlihatkan detik-detik kejadian telah beredar di berbagai grup WhatsApp. Dalam video tersebut, terlihat dua remaja bersiap melompat dari atas jembatan ke sungai. Setelah melompat, salah satu dari mereka tampak kesulitan berenang ke tepi sungai, sementara temannya mencoba membantu. Keduanya kemudian meminta tolong kepada rekan yang berada di tepi sungai sambil merekam dengan smartphone.

Namun, sayangnya, rekan yang merekam video tersebut juga tidak bisa berenang, sehingga tidak mampu memberikan bantuan yang diperlukan. Hal ini memperparah situasi dan menyebabkan keduanya terjebak di aliran air yang cukup deras.

Identitas Korban dan Proses Pencarian

Identitas korban yang tenggelam adalah Septian Wahyu Ramadhani (16), seorang warga Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, dan Nata Qolbi Hidayat (16), warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur. Kedua remaja ini masih berusia 16 tahun dan baru saja lulus dari sekolah menengah pertama.

Kabar tentang kehilangan dua remaja ini cepat menyebar dan menarik perhatian warga setempat. Mereka langsung datang ke lokasi kejadian untuk ikut serta dalam proses pencarian. Tim SAR gabungan juga tiba di lokasi dan mulai melakukan operasi pencarian dengan dibantu oleh warga sekitar.

“Sampai malam belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pagi,” kata Susanto, anggota Tim Siaga Basarnas Pemalang, pada hari Kamis malam (16/10/2025). Meskipun begitu, proses pencarian masih terus dilakukan hingga saat ini.

Peristiwa yang Mengundang Perhatian

Kejadian ini mengundang banyak perhatian dari masyarakat luas. Banyak orang mengkhawatirkan keselamatan para remaja yang sering kali terlibat dalam aktivitas yang berisiko tinggi, terutama ketika membuat konten untuk media sosial. Selain itu, kejadian ini juga menjadi peringatan bagi orang tua dan guru untuk lebih waspada terhadap perilaku siswa mereka.

Dalam beberapa bulan terakhir, kasus serupa telah terjadi di berbagai daerah, termasuk di wilayah Tegal. Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi keselamatan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas siswa di luar lingkungan sekolah.

Proses pencarian tetap berlangsung meski waktu semakin lama. Semoga keberadaan kedua korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan pertolongan yang memadai.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan