Bocoran Lengkap: Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 Halaman 46-47, Soal Pilihan Ganda dan Essai tentang

admin.aiotrade 24 Okt 2025 4 menit 35x dilihat
Bocoran Lengkap: Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 Halaman 46-47, Soal Pilihan Ganda dan Essai tentang
Bocoran Lengkap: Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 Halaman 46-47, Soal Pilihan Ganda dan Essai tentang Portugis di Banda

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 Halaman 46 dan 47

Berikut adalah kunci jawaban untuk soal-soal Pilihan Ganda dan Esai pada halaman 46 dan 47 mata pelajaran Sejarah kelas 11. Soal-soal ini berfokus pada topik kolonialisme, perlawanan bangsa Indonesia, serta dampak penjajahan terhadap masyarakat.

Soal Pilihan Ganda

  1. Pada tahun 1511, Portugis berhasil menaklukkan Malaka. Meskipun demikian, Portugis tidak bisa sepenuhnya menguasai perdagangan di Asia karena beberapa hal berikut, kecuali....
    a. Portugis tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri di Malaka
    b. Portugis mengalami kesulitan finansial dan kekurangan tenaga kerja
    c. Tindakan korupsi yang dilakukan oleh pejabat Portugis di Malaka
    d. Pedagang-pedagang Asia pindah ke pelabuhan lain yang aman
    e. Serangan dan perlawanan balik dari Kesultanan Malaka
    Jawaban: E

    AioTrade Autopilot
    🔥 SPONSOR

    TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

    Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
    (Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

    Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
    CARA KERJA (Real)
    • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
    • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
    • Profit 1 siklus = 1.2%
    • Mengulang selama market bergerak
    KEUNGGULAN UTAMA
    • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
    • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
    • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
    • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  2. Kepulauan Banda merupakan salah satu penghasil pala terbaik dunia. Pada tahun 1621, VOC di bawah J.P. Coen membantai penduduk Banda. Salah satu dampak dari peristiwa tersebut adalah ....
    a. Penduduk Banda trauma dan tidak lagi menanam pala
    b. Berkurangnya petani yang memahami tentang budidaya pala
    c. VOC berhasil memonopoli komoditas pala di dunia
    d. Timbulnya berbagai perlawanan balas dendam rakyat Banda
    e. Meningkatnya produksi pala di kepulauan Banda tahun 1622
    Jawaban: B

  3. Pada awal abad ke-19 terjadi perlawanan rakyat Maluku terhadap Belanda. Perlawanan yang dipimpin oleh Pattimura ini dilatarbelakangi oleh ....
    a. Praktik pelayaran hongi yang memusnahkan tanaman pala
    b. Perebutan lahan perkebunan pala dengan Belanda
    c. Penerapan monopoli cengkeh dan kerja rodi oleh Belanda
    d. Pelarangan perdagangan bebas di wilayah Maluku
    e. Penderitaan rakyat Maluku karena kolonialisme Belanda
    Jawaban: C

  4. Salah satu dampak negatif dari kolonialisme Belanda adalah munculnya sentimen rasial. Hal ini disebabkan oleh ....
    a. Belanda hanya mengakui kehebatan orang Eropa
    b. Penduduk lokal iri dengan kekayaan bangsa Belanda
    c. Bangsa Timur Asing tidak mau berbaur dengan pribumi
    d. Belanda menerapkan berbagai aturan yang diskriminatif
    e. Belanda melarang interaksi antar ras yang berbeda
    Jawaban: D

  5. Urbanisasi dan pertumbuhan kota terjadi dengan pesat sejak penerapan kebijakan ekonomi liberal oleh pemerintah kolonial dikarenakan ....
    a. Sulitnya mencari pekerjaan yang layak di desa-desa
    b. Lahan-lahan pertanian di desa tidak lagi menjanjikan
    c. Lahan pertanian di desa yang semakin menyempit
    d. Munculnya berbagai perkebunan dan perusahaan baru
    e. Pemerintah kolonial membangun kota-kota baru
    Jawaban: D

Soal Esai

  1. Interaksi bangsa-bangsa di nusatara dengan berbagai bangsa asing dalam jalur rempah telah menjadikan nusantara sebagai melting pot kebudayaan. Sebutkan 3 contoh adopsi dan akulturasi kebudayaan jalur rempah yang masih bisa ditemui di masa kini!
    Jawaban:
  2. Berupa bahasa
  3. Sistem penanggalan atau kalender
  4. Bangunan candi
  5. Masjid-masjid kuno, dan sebagainya

  6. Bagaimana keterkaitan antara jatuhnya Konstatinopel 1453 dengan perjumpaan bangsa Indonesia dengan bangsa Eropa dalam jalur rempah?
    Jawaban:
    Konstatinopel adalah salah satu pusat kawasan penting bagi perdagangan di Laut Tengah pada abad pertengahan. Keruntuhan kejayaan kota ini ke tangan Turki Usmani membuat pedagang Eropa mengalami kesulitan dalam menjalankan usahanya, termasuk dalam perdagangan rempah. Itu sebabnya, orang-orang Eropa kemudian berusaha untuk melakukan pelayaran untuk mencari sumber rempah-rempah hingga ke kepulauan nusantara. Berawal dari sini kemudian terjadi interaksi atau perjumpaan bangsa Indonesia dengan bangsa Eropa dalam perdagangan rempah.

  7. Bagaimanakah keterkaitan antara jatuhnya Konstatinopel 1453 dengan perjumpaan bangsa Indonesia dengan bangsa Eropa dalam jalur rempah?
    Jawaban:
    Jauh sebelum bangsa Eropa berdatangan, telah banyak saudagar dan penguasa lokal di Nusantara yang memiliki kuasa, kekayaan dan kemampuan untuk melakukan penjelajahan bahkan perlawanan terhadap dominasi asing yang ingin menguasai Nusantara. Jalinan hubungan politik di antara kerajaan-kerajaan besar dan saudagar-saudagar yang berada di bawah kekuasannya adalah untuk mendapatkan hak dan menjalankan kewajiban yang saling menguntungkan satu sama lain. Kalangan saudagar mendapatkan perlindungan dari penguasa lokal, dan penguasa lokal mendapatkan pembayaran upeti atau komoditi perdagangan. Hanya saja, bila penguasa lokal tidak dapat memberikan perlindungan, maka para saudagar ini bisa dengan mudah berpindah dan mencari perlindungan dari kerajaan atau penguasa lokal lainnya di Nusantara.

  8. Bagaimanakah dinamika hubungan saudagar dan penguasa lokal di nusantara sebelum datangnya bangsa Eropa?
    Jawaban:
    Bersifat kedaerahan
    Menggunakan senjata yang sederhana
    Mudah diadu domba
    Mudah terpecah belah
    Pemimpin dari golongan ningrat, agamawan, dan kaum pendidikan.

  9. Mengapa Belanda mendirikan STOVIA pada awal abad ke-20?
    Jawaban:
    Sejarah pendirian STOVIA adalah karena sebagai bentuk dari penerapan politik etis atau politik balas budi yang mulai diperkenalkan pada awal abad ke-20. Merebaknya wabah penyakit menular sehingga pemerintah kolonial berusaha memperluas layanan kesehatan masyarakat ke kalangan bumiputera.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan