
Insiden Maut di Medan: Kakek Pengendara Becak Tewas Ditabrak Toyota Fortuner
Sebuah kejadian tragis terjadi di Jl Letjen Jamin Ginting, Medan Baru, kota Medan, Sumatera Utara. Seorang kakek bernama Fauzi (60) meninggal dunia setelah tubuhnya terpental menghantam pohon akibat ditabrak oleh mobil Toyota Fortuner. Kejadian ini terjadi pada hari Senin, 18 Oktober 2025, sekitar pukul 05.00 WIB.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Tubuhnya tergeletak di atas aspal jalan, dengan luka-luka yang cukup parah. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat dan aparat kepolisian setempat.
Kronologi Kecelakaan
Menurut Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, kecelakaan terjadi saat korban sedang mengendarai becak motor (bentor) di Jl Letjen Jamin Ginting. Korban melaju di sekitar Pajak USU (Pajus). Tiba-tiba, dari belakang muncul mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan oleh seseorang bernama Parlin Sembiring (28 tahun).
Mobil tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak bentor dari belakang. Akibat benturan keras, tubuh korban terpental dan menghantam pohon di sekitar lokasi kejadian. Seketika itu juga, korban terkapar dan diduga meninggal dunia di tempat kejadian.
Pelaku Melarikan Diri
Setelah kejadian, pelaku yang merupakan pengemudi Fortuner mencoba melarikan diri ke arah Jalan Sei Mencirim. Namun, aksinya berhasil dikejar oleh warga sekitar. Mobil tersebut akhirnya tertangkap dan sempat diamuk massa.
Namun, ketika petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, pengemudi bernama Parlin Sembiring sudah tidak ada. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk menemukan keberadaan pelaku tabrak lari tersebut.
Penanganan Oleh Petugas
AKBP I Made Parwita menjelaskan bahwa pihak kepolisian sedang memburu pelaku kecelakaan tersebut. "Kemudian mobil tersebut melarikan diri ke Jalan Sei Mencirim dan tertangkap. Pada saat unit lantas ke lokasi mobil, pengemudi sudah tidak ada," katanya.
Selain itu, petugas juga sedang memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Dugaan sementara adalah kecepatan tinggi dan kurangnya kewaspadaan pengemudi mobil sebagai penyebab utama kejadian ini.
Dampak bagi Masyarakat
Kejadian ini menimbulkan reaksi kuat dari masyarakat setempat. Banyak warga yang menyayangkan tindakan pelaku yang tidak bertanggung jawab dan melarikan diri setelah kejadian. Mereka berharap agar pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.
Peristiwa ini juga menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Terlebih di wilayah perkotaan yang sering kali ramai dan memiliki potensi bahaya tinggi.
Kesimpulan
Kecelakaan maut yang menewaskan seorang kakek pengendara becak motor di Medan Baru menjadi peringatan penting tentang keselamatan berkendara. Selain itu, tindakan pelaku yang melarikan diri menunjukkan kurangnya tanggung jawab dan kesadaran akan konsekuensi hukum. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pengguna jalan.