
Peran Kiper di Persib Bandung: Performa dan Persaingan yang Ketat
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya memberikan penjelasan mengenai alasan kiper asing Maung Bandung, Adam Przybek, belum mendapatkan kesempatan bermain hingga pertengahan musim Super League 2025/2026 dan ajang AFC Champions League Two (ACL 2). Menurutnya, saat ini tim memiliki deretan penjaga gawang berkualitas yang saling bersaing untuk posisi utama.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Bojan menilai bahwa saat ini Persib memiliki tiga kiper yang siap bermain. Teja Paku Alam, kiper utama, terus menunjukkan performa yang konsisten. Di bawahnya, Adam Przybek dan kiper muda Fitrah Maulana juga menunjukkan perkembangan positif.
“Saya punya dua kiper yang bagus. Sebenarnya saya punya tiga karena Fitrah sudah banyak berkembang,” ujar Bojan dalam pernyataannya, Jumat (7/11/2025).
Menurut Bojan, Adam sejatinya sempat diproyeksikan menjadi kiper utama Persib pada awal musim. Namun, pemain asal Wales berdarah Polandia itu harus absen akibat cedera yang dialaminya di masa pramusim.
“Adam sedikit kurang beruntung di pramusim. Dia bermain bagus dan dalam dua pertandingan persahabatan yang dimainkan, dia tampil sangat baik,” kata pelatih asal Kroasia itu.
Kondisi tersebut membuat Teja Paku Alam mendapatkan kepercayaan tampil sejak awal kompetisi. Performa impresif Teja kemudian membuatnya sulit tergantikan di bawah mistar gawang Maung Bandung.
Bojan menegaskan bahwa keputusan mempertahankan Teja sebagai kiper utama didasari oleh performanya yang terus konsisten, baik di kompetisi domestik maupun Asia.
“Saat Adam cedera, Teja mulai bermain mungkin sepak bola terbaik dalam hidupnya. Dalam delapan pertandingan terakhir, dia dua kali terpilih sebagai pemain terbaik. Dengan performa seperti itu, saya tidak bisa menggantikannya,” ungkap Bojan.
Persaingan di Posisi Penjaga Gawang Tetap Terbuka
Bojan menekankan bahwa persaingan di posisi penjaga gawang tetap terbuka. Ia memastikan semua pemain, baik lokal maupun asing, memiliki kesempatan yang sama selama mampu menunjukkan kualitas terbaik.
Selain Teja dan Adam, Fitrah Maulana disebut terus menunjukkan kemajuan signifikan. Bojan menilai kehadiran Fitrah memberi tekanan positif bagi dua seniornya.
“Adam mengerti situasinya dan tetap bekerja keras. Fitrah juga mendorong keduanya. Jadi bagi saya, siapa pun yang saya pilih, itu keputusan terbaik untuk tim,” ujarnya.
Faktor Utama dalam Memilih Susunan Pemain
Bojan menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa faktor utama dalam menentukan susunan pemain adalah performa, bukan status atau kewarganegaraan.
“Bagi saya, apakah pemain itu asing, lokal, muda, atau tua, tidak masalah. Yang penting adalah siapa yang bermain bagus,” tutupnya.