Bongkar Sifat Buruk Suami, Melda Safitri Buka Hati Soal Kehamilan Kedua dengan JS: Saya Lelah

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Bongkar Sifat Buruk Suami, Melda Safitri Buka Hati Soal Kehamilan Kedua dengan JS: Saya Lelah

Kisah Melda Safitri: Diceraikan Suami Jelang Pelantikan PPPK

Melda Safitri, yang akrab dipanggil Fitri, kini menjadi sorotan publik setelah kisah hidupnya terungkap. Ia mengalami penderitaan berat setelah dua kali hamil anak dari suaminya, JS. Tabiat buruk sang suami akhirnya terbongkar, dan hal itu membuat Fitri merasa kecewa dan dikhianati.

Fitri mengaku diceraikan oleh suaminya pada 15 Agustus 2025, sementara suaminya dilantik sebagai PPPK Satpol PP Aceh Singkil pada 17 Agustus 2025. Saat itu, Fitri bahkan membelikan baju Korpri untuk suaminya yang akan digunakan dalam pelantikan. Namun, nyatanya ia justru dijauhi oleh suaminya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pengalaman Hamil yang Tidak Terpenuhi

Fitri mengungkapkan bahwa selama dua kali masa kehamilannya, ia sering mengalami ngidam namun tidak pernah dituruti oleh suaminya. Ia menyebutkan bahwa saat hamil anak pertama, ia pernah meminta satu roti, tetapi tidak dikabulkan. Meskipun uang ada, suaminya tidak mau singgah ke toko roti.

"Untuk tahunnya saya tidak ingat, tapi saat itu waktu hamil anak pertama, saya pernah minta satu roti tapi gak dikabulin, padahal duit ada tapi dia gak mau singgah, mungkin ada faktor lain kenapa dia gak mau singgah di toko roti," ujar Fitri sambil menangis.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat hamil anak kedua, ia meminta mangga muda, tetapi tidak pernah dapat. Hal ini membuatnya merasa diperlakukan tidak adil oleh suaminya.

Masalah Komunikasi dan Ekonomi

Selain itu, Fitri mengakui bahwa komunikasi antara dirinya dan suaminya kurang baik. Hal ini disebabkan oleh faktor ekonomi. Ia merasa bahwa karena masalah finansial, komunikasi mereka semakin jarang.

"Ditambah lagi dengan faktor ekonomi, dari situ saya menilai gimana apa lagi untuk komunikasi kami pun kurang," katanya.

Fitri juga sempat merasa ingin menyerah karena kurangnya perhatian dari suaminya. Ia mengatakan bahwa suaminya terlalu cuek dan jarang berbicara dengannya.

"Pernah ingin menyerah, saya menjalankan dengan dia itu, saya merasa kurang diperhatiin, terlalu cuek. Abis itu didorong oleh faktor ekonomi. Kami jarang ngobrol antar bedua, kami itu sering kalau dia pulang ke rumah, makan ya udah, ngobrol biasa aja, habis itu main handphone. Saya pun menyesuaikan juga, begitu saya lelah kerja, saya tidur," ujarnya.

Mimpi yang Sirna

Fitri memiliki mimpi yang ingin ia wujudkan, yaitu bisa hadir dalam pelantikan suaminya dan foto bersama keluarga. Namun, mimpi tersebut sirna setelah suaminya menceraikannya.

"Saya hanya kecewa impian yang sudah saya harapkan hancur sekitar dua hari lagi dia mau menerima SK dia menceraikan saya itu yang buat saya kecewa," katanya.

Fitri juga membayangkan bahwa saat pelantikan suaminya, ia akan datang dan foto bersama seperti keluarga lain. Selain itu, ia ingin memiliki rumah untuk keluarganya kecil setelah selama ini sering pindah-pindah kontrakan.

"Karena selama ini kami sering berpindah-pindah kontrakan," ujarnya.

Alasan Ceraian

Alasan JS menceraikan Fitri akhirnya terungkap. Menurut Fitri, JS menceraikannya karena sikapnya yang dianggap keras kepala dan tidak bisa diatur. Padahal, selama ini JS tidak pernah memberi nafkah kepada Fitri. Bahkan, baju Korpri yang akan dikenakan JS saat pelantikan merupakan hasil usaha dagang Fitri sendiri.

Fitri mengaku bahwa meskipun ia mungkin memiliki banyak kesalahan sebagai seorang istri, rasa kecewanya tidak bisa terbendung. Ia merasa dikhianati setelah menemani suaminya dari nol hingga sukses.

"Mungkin saya memang istri yang kurang sempurna, saya banyak salah. Cuma saya kecewanya setelah saya temani dari nol tapi pas dia sudah sukses dia tinggalin," kata Safitri.

Akhirnya, Fitri dan JS resmi bercerai setelah membuat surat pernyataan. Saat itu, JS mengembalikan Fitri ke orang tuanya. Orang tua Fitri datang ke Singkil bersama adiknya dari pihak keluarga, dan JS datang ke rumah membawa wali. Mereka kemudian mendiskusikan bahwa JS tetap ingin menceraikan Fitri.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan